Smartphone Axioo yang Sudah Dioprek, Garansinya Tidak Akan Hangus

Axioo Bebaskan Pengguna untuk Melakukan Root pada Smartphonenya – Mayoritas vendor smartphone biasanya tidak mengijinkan penggunanya untuk melakukan aksi ‘rooting’ pada perangkatnya. Bahkan bagi pengguna yang sudah nekat melakukan aksi rooting akan diberikan sanksi yakni penghangusan garansi resmi dari vendor. Namun berbeda dengan kebanyakan vendor, Axioo yang baru-baru ini merilis smarthone 4G LTE pertamanya yakni Axioo Venge dan Axioo Venge X melakukan hal berbeda. Axioo membebaskan pengguna untuk melakukan aksi rooting pada perangkat mereka tanpa membebankan penghangusan kartu garansi.

Smartphone Axioo yang Sudah Dioprek, Garansinya Tidak Akan Hangus

Diungkapkan oleh Samuel Lawrence, selaku CEO dan Founder Axioo. Samuel mengatakan jika perusahaan yang dipimpinnya tersebut membebaskan pengguna untuk melakukan rooting. Spesialnya lagi, garansi tidak akan hilang meskipun pengguna sudah mengoprek smartphone miliknya.

“Kita mempersilahkan (root), tapi tidak menganjurkan. Karena root biasanya hanya dilakukan orang yang sudah mengerti risikonya. Tapi, kalo di-root, kami akan tetap memberikan garansi penuh,” kata Samuel dilansir dari KompasTekno, hari Jumat (27/11/2015).

Tetapi meskipun membebaskan untuk melakukan aksi rooting, Axioo juga masih memberikan batas toleransi untuk pengguna yang hobi mengoprek perangkat miliknya. Dimana dalam hal ini, Axioo melarang pengguna untuk melakukan modifikasi tingkat ekstrim seperti misalnya overcloocking pada sektor jeroannya. Jika ada pengguna yang nekat melakukan itu, maka sudah pasti kartu garansi mereka akan hangus.

Tak luput Samuel juga mengimbuhkan jika dua smartphone anyar Axioo yakni Venge dan Venge X adalah perangkat pertama di dunia yang sudah tersedia lengkap custom ROM-nya bahkan sebelum kedua smartphone tersebut dilepas ke pasaran.

“Saya rasa ini revolusi yang luar biasa,” kata Samuel.

Saat ini Axioo memang telah resmi mendapatkan lisensi dari perusahaan chipset ternama yaitu MediaTek untuk mengembangkan ROM miliknya sendiri. Lewat lisensi yang dimilikinya tersebut, Axioo kini punya akses langsung untuk masuk ke dalam bagian OS yang umumnya tidak boleh diutak-atik. Secara platform, memang OS Android bersifat terbuka, namun tetap ada beberapa bagian yang tidak boleh dimodifikasi seperti bagian kernel dan driver.

“Adanya lisensi mengizinkan kami membuka kotak Pandora, area yang dulu terlarang jadi terbuka. Kami bisa melakukan berbagai modifikasi,” tutup Samuel. Baca juga Axioo Venge X Siap Gebrak Pasaran dengan 3GB RAM dan Gionee Marathon M5, Smartphone China dengan Baterai Kembar Dua.

Top