Qualcomm : Prosesor dengan ‘Core’ Banyak Belum Tentu Miliki Kinerja Lebih Baik

Tuntutan Pasar, Qualcomm Hanya Terpaksa Rilis Prosesor Octa-core – Banyak yang menganggap jika semakin banyak core yang dimiliki oleh prosesor maka akan semakin memiliki kinerja yang mumpuni. Padahal hal tersebut tidaklah begitu benar, faktanya perusahaan chipset ternama Qualcomm membantah anggapan tersebut. Bahkan Qualcomm juga mengungkapkan jika perusahaannya merilis prosesor octa-core hanyalah karena tuntutan pasar saja, bukan untuk sektor performa.

Tuntutan Pasar, Qualcomm Hanya Terpaksa Rilis Prosesor Octa-core

Pernyataan Qualcomm tersebut bisa jadi menyindir pasar prosesor octa-core yang saat ini sedang ramai di industri perangkat pintar. Anehnya, Qualcomm sendiri saat ini juga gencar merilis prosesor octa-core di pasaran. Seperti yang dikutip dari DetikInet pada hari Selasa (17/11), Qualcomm baru saja merilis duo prosesor terbarunya yaitu Snapdragon 620 dan Snapdragon 430.

Selain beralasan karena tuntutan pasar, Qualcomm juga mengimbuhkan jika sebenarnya semakin banyak jumlah core belum tentu serta merta meningkatkan performanya. Bahkan saat ini Qualcomm bekomitmen tidak akan lagi mengikuti tuntutan pasar, melainkan hanya fokus pada peningkatan performa meski dengan jumlah core yang lebih sedikit.

Sebagai informasi, Qualcomm sendiri baru saja merilis prosesor terbarunya yaitu Snapdragon 820 yang dinilai sebagai prosesor yang mengalami kemunduran dari prosesor flagship sebelumnya. Seperti yang kita tahu, jumlah core yang dimiliki Snapdragon 820 hanya memiliki empat inti mesin atau quad-core, artinya berkurang drastis dengan prosesor sebelumnya yaitu Snapdragon 810 yang telah memiliki delapan inti mesin atau octa-core.

Namun meski dinilai banyak awam mengalami kemunduran, sebenarnya apa yang dilakukan oleh Qualcomm dengan merilis Snapdragon 820 terbilang cukup mendasar. Pasalnya meskipun hanya quad-core namun Snapdragon 820 diklaim memiliki performa yang lebih tinggi hingga 30 persen dibandingkan Snapdragon 810 yang memiliki jumlah core lebih banyak.

Secara performa, memang Snapdragin 810 adalah prosesor Qualcomm yang dinilai cukup gagal. Hal tersebut disebabkan meskipun prosesor tersebut sudah octa-core, namun ternyata banyak dijumpai kasus overheat sehingga banyak vendor yang memilih berpindah ke seri sebelumnya yakni Snapdragon 808.

Sedangkan para analis menyatakan jika statement Qualcomm disebut sebagai ungkapan yang melambangkan ketakutan terhadap produsen chip lainnya yang kini mulai ramai meningkatkan jumlah core. Secara performa, bahkan Helio X20 besutan MediaTek yang sudah 10 core juga sudah lebih baik dibandingkan prosesor besutan Qualcomm yang dibanderol dengan harga lebih mahal. Baca juga Meizu Pro 5 Terima Update User Interface Flyme OS 5 dan Qualcomm Snapdragon 820 Resmi Diluncurkan.

Top