Pertama Kalinya! Indonesia Ciptakan “Busana Pintar”

Kombinasi Unsur Fesyen dan Teknologi Dikemas dalam 10 Jenis Busana Pintar – Apabila negara-negara maju seperti China dan Amerika Serikat telah gencar menciptakan berbagai macam perangkat pintar semacam smartphone, smartwatch dan lainnya. Kini, Indonesia hadir dengan sesuatu yang baru, yaitu menghadirkan “Busana Pintar” yang merupakan hasil kombinasi dari fesyen dan teknologi.

kombinasi-unsur-fesyen-dan-teknologi-dikemas-dalam-10-jenis-busana-pintar

Dikemas dalam 10 jenis koleksi “Busana Pintar”, produk lokal buatan Indonesia ini merupakan inisialisasi yang muncul dari Intel Indonesia yang merupakan penyedia teknologi bertajuk “Intel Edison”. Sebagai langkah lanjutan, Intel mengajak desainer Indonesia yang cukup terkenal profesional dan kawakan yaitu Rinaldi A. Yunardi atau yang akrab disapa YungYung ini untuk merealisasikan ide tersebut.

Proyek tersebut juga melibatkan perusahaan system Integrator PT Lattice Teknologi Mandiri (LTM) sebagai pihak yang akan mengintegrasikan teknologi milik Intel ke busana-busana pintar hasil rancangan YungYung tersebut.

Busana-busana pintar rancangan YungYung tersebut terdiri dari penutup wajah berupa jenis kaca mata yang dapat memunculkan lampu grafik. Diantara sepuluh busana tersebut, terdapat satu busana yang merupakan busana utama. Dimana busana tersebut dapat digerakkan secara otomatis dengan sistem control secara mobile dengan website.

Berdasarkan kutipan yang dilansir dari halaman KompasTeknologi, Jumat (06/11/2015),”Dari model dan material yang saya gunakan, semuanya merefleksikan filosofi perempuan yang kuat dalam menghadapi segala tantangan hidup,” begitulah yang diungkapkan oleh Rinaldi A. Yanuardi.

Ungkapan dari Marketing Director Intel Indonesia Rini Hasbi menyatakan bahwa busana pintar tersebut memiliki sebuah konsep “The Lady Warrior” dimana hal ini menjadi sebuah pijakan bagi Intel untuk mengembangkan inovasi-inovasi baru pada sektor teknologi  untuk masa depan.

Hal ini dilatarbelakangi oleh perkembangan teknologi di negara-negara maju yang telah berinovasi untuk perkembangan teknologi sudah semakin gencar. Kemudian untuk perannya juga tak hanya pada sektor fesyen, tetapi juga telah menuju pada kebutuhan hidup manusia sehari-hari.

Rini juga mengungkapkan bahwa pihaknya tak ingin Indonesia hanya menjadi penikmat saja atau sekedar pemain susulan yang hanya mengikuti tren yang sudah ada. Untuk itulah Intel Indonesia akan mulai mengejar berbagai ketertinggalan dalam mewujudkan penerapan teknologi yang lebih maju dan mumpuni di Tanah Air.

Karya tersebut juga dinyatakan sebagai bukti bahwa Indonesia bisa. Pasalnya, karya-karya rancangan YungYung juga sangat menciri khaskan Indonesia. Jadi, kedepannya menurut Rini tak menutup kemungkinan akan hadir produk-produk fesyen berteknologi tinggi buatan Indonesia yang ready-to-wear.

Untuk sementara, “The Lady Warrior” ini masih belum dijual secara komersil. Hal tersebut dikarenakan visi awal dari penciptaan busana ini adalah sebagai pameran dari kombinasi atas seni fesyen dengan teknologi.

Model an juga bahan yang digunakan dalam pembuatan busana pintar ini saja masih belum cocok sebagai busana yang dikenakan sehari-hari. Namun, rencana kedepannya YungYung dan Intel akan mulai menjalin kerja sama yang lebih serius untuk menggarap produk-produk fesyen yang siap pakai, tentunya dengan aneka teknologi canggih yang disematkan. Baca juga Tahun Depan Project Loon Google Hanya Melakuakan Tes dan Batik Fractal, Kombinasi Teknologi Komputer, Sains dan Seni

Top