Microsoft Bikin Laptop, Lenovo Siap Kompetisi

Meskipun Telah Jadi Pesaing, Lenovo Tetap Gunakan Windows – Langkah yang diambil Microsoft yang mengatakan bahwa pihaknya akan turut berkompetisi memproduksi laptop memang cukup dipertanyakan oleh berbagai pabrikan pembuat laptop yang membawakan sistem operasi berbasis Windows. Namun, pernyataan yang berbeda justru datang dari Lenovo, pihaknya mengaku siap bersaing dengan produk-produk laptop yang akan diproduksi oleh Microsoft.

meskipun-telah-jadi-pesaing-lenovo-tetap-gunakan-windows

Berdasarkan informasi yang dirangkum dari detikINET, Jumat (13/11/2015) yang menyebutkan bahwa pihak Lenovo mengaku tetap akan menjalin kerja sama dengan Microsoft yakni dalam penggunaan Windows untuk sistem operasi pada laptop buatannya. Untuk masalah hardware, pihaknya mengaku bahwa hal itu bukanlah masalah. Karena untuk urusan ini Lenovo tetap terbuka dengan persaingan dan kompetisi dari pihak manapun.

Rajesh Thandani selaku Presdir Lenovo Indonesia mengaku, bahwa kompetisi dengan Microsoft tersebut hanya akan terjadi di negara-negara tertentu saja. Untuk penjualan Surface Book tidak akan dipasarkan di Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya.

Sebelumnya, Microsoft memang pernah dikabarkan telah meminta bantuan pada Lenovo dalam memasarkan tablet Surface. Hanya saja permintaan tersebut ditolak mentah-mentah oleh Lenovo. Kabarnya, Microsoft juga telah melakukan upaya pendekatan terhadap Lenovo sejak beberapa tahun yang lalu. Hal tersebut berkaitan dengan bersedia atau tidaknya Lenovo untuk menjual produk Surface.

Namun, permintaan tersebut ditolak langsug oleh COO Lenovo Gianfranco Lanci. “Tidak, saya tidak melihat adanya alasan mengapa saya harus menjual produk sejenis, kompetisi,” ujarnya seperti yang dikutip dari detikINET.

Semenjak Microsoft melakukan peluncuran terhadap perangkat tablet Surface, hubungan antara Microsoft dengan para perusahaan produsen hardware memang sedikit rumit. Perubahan fokus Microsoft yang awalnya hanyalah perusahaan pembuat software kemudian merangkap sebagai perusahaan pembuat hardware. Dan mau tidak mau, hal tersebut menjadi sebuah kompetisi yang terjadi dengan perusahaan sekutu, atau perusahaan yang terjalin kerja sama di dalamnya.

Kritikan pedas, juga tak segan-segan keluar dari para OEM yang kurang menyetujui langkah Microsoft tersebut. Bahkan salah satu perusahaan mengatakan bahwa Microsoft melakukan sebuah percobaan untuk mengikuti jejak Apple, namun gagal. Baca juga CEO Apple Sebut iPad Pro Adalah Pengganti PC dan CEO Microsoft Pastikan Microsoft Surface Pro 4 Meluncur Awal Tahun Depan

Top