Lenovo Buka Rumah Produksi di Indonesia

Dua Ponsel Low-End Lenovo Dirakit di Indonesia – Sebuah vendor ponsel pintar asal Tiongkok, Lenovo kini resmi mengumumkan bahwa untuk pabrikan mereka yang pertama di Indonesia berbasis di Serang, Banten. Pabrikan yang belum lama beroperasi ini merupakan hasil kerja sama dari Lenovo Indonesia dengan PT Tridharma Kencana (TDK), yang mana merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada perakitan elektronik.

dua-ponsel-low-end-lenovo-dirakit-di-indonesia

Menurut Adrie R. Suhadi selaku Country Lead Smartphone Division Lenovo Indonesia bahwa perakitan ponsel Lenovo di Indonesia ini sudah berjalan selama kurang lebih satu bulan. Pihaknya juga mengungkapkan bahwa pabrik Lenovo yang ada di Indonesia ini merupakan salah satu bentuk keseriusan dan komitmen jangka panjang dari Lenovo kepada Indonesia.

Sebagai bukti dari hal itu, Lenovo akan melakukan perakitan dua buah ponsel 4G LTE secara penuh di pabrik Indonesia ini untuk kemudian dipasarkan di seluruh belahan Nusantara. Ponsel yang dirakit tersebut ialah Lenovo A6010 dan Lenovo A2010.

Adrie juga berujar bahwa untuk sementara sebagai permulaan Lenovo akan terlebih dahulu fokus pada produk-produk Low-End. Kemudian dirinya menambahkan dengan dimulainya pabrikasi ini, nantinya tidak menutup kemungkinan bahwa akan adanya pabrik lain yang juga akan dibangun di Indonesia.

Untuk harga jual sendiri, Adrie mengatakan bahwa nantinya ponsel Low-End  4G LTE ini akan dilepas dengan harga Rp 1 juta. Dimana pabrikan ini akan memasang target produksi sebanyak 75 ribu hingga 150 ribu unit ponsel per bulan.

Untuk sementara ini, pabrikan Lenovo yang beroperasi di Indonesia baru akan meliputi perakitan untuk jenis perangkat telpon seluler terlebih dahulu. Perusahaan masih belum berencana untuk melakukan produksi untuk perangkat-perangkat Lenovo lainnya.

Seperti kita ketahui bahwa Lenovo sendiri memang memiliki produksi dari perangkat-perangkat elektronik lain seperti PC, laptop, server, tablet, perangkat storage workstation hingga Smart TV.

Dengan adanya produksi langsung yang dilakukan di Indonesia, tentu saja nantinya akan mempengaruhi terhadap harga jual karena proses produksi dilakukan secara lokal sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya produksi tambahan untuk import produk. Baca juga Analis Prediksi Tahun Depan Apple akan Rilis Dua iPhone Barunya dan Analis Ramalkan Samsung Mundur dari Industri Smartphone Lima Tahun Lagi

Top