Founder Kaskus : Anak Muda Indonesia Kreatif tapi Malas

Andrew Darwis Ungkap Kelemahan Anak Muda di Industri Kreatif – Andrew Darwis selaku Pendiri dan Chief Community Officer, portal terbesar di Indonesia, Kaskus, mengungkapkan jika sebenarnya Indonesia memiliki potensi besar dalam industri kreatif, terutama dari segi sumber daya generasi pemudanya.

Founder Kaskus : Anak Muda Indonesia Kreatif tapi Malas

Menurut Andrew Darwis, pemuda di Indonesia memiliki banyak ide unik dan kreatif yang potensional. Sayangnya, kreativitas yang dimiliki pemuda Indonesia tidak diikuti dengan tindakan nyata untuk melakukan action, atau istilahnya banyak pemuda kreatif Indonesia yang masih sulit mengalahkan rasa malasnya, sehingga industri kreatif di Tanah Air sulit berkembang.

“Hambatan terbesarnya adalah rasa malas itu sendiri, sebenarnya idenya keren-keren tetapi mereka tidak ada yang berani memulai. Intinya tidak mau memulai. Mesti didorong, ada ide jalanin,” ujar Andrew di Kantor Kaskus, Jakarta Selatan, dipetik dari Vivanews, hari Sabtu, (7/11).

Tetapi Andrew juga memiliki pandangan dengan perkembangan industri ekonomi kreatif saat ini, yang menurutnya bisa menjadi pemicu semangat bagi para pemuda Tanah Air.

“Sebenarnya kita di Indonesia ini butuh ikon-ikon company yang besar dan sukses, ini memancing juga ke anak-anak yang sedang kuliah,” tambah Andrew.

Selain itu Andrew juga memberi saran untuk pemerintah untuk membuat kebijakan berupa mentoring bagi para pemuda di Indonesia, untuk menjadi stimulan semangat dan motivasi pemuda dalam menghasilkan karya yang menjanjikan. Di samping mentoring, Andrew juga berharap akan kesadaran mengenai hak cipta karena selama ini banyak pelaku industri kreatif yang mengabaikan hal tersebut.

“Indonesia masih dikit banget yang daftar hak cipta, tahun lalu hanya 16 (industri kreatif) yang mendaftar hak cipta. Sedangkan di Jepang dan Amerika itu ratusan setiap bulannya,” kata Andrew.

Bagi Andrew yang sudah lama malang melintang di industri kreatif, membangun bisnis tersebut tidaklah mudah. Namun menurutnya saat ini berkembang atau tidaknya sebuah produk tergantung dari seberapa besar usaha yang dilakukan. Untuk itu, Andrew berpesan kepada para pelaku industri kreatif Indonesia agar terus berjuang dan pantang menyerah dalam membuat serta mengembangkan karya miliknya.

“Persistance and just do it, karena sayang banget punya ide tapi enggak dijalanin,” pungkas Andrew sekaligus berpesan kepada anak muda di seluruh Indonesia. Baca juga Kejahatan Cyber Meningkat, Masyarakat Masih Kurang Peduli dan Kombinasi Unsur Fesyen dan Teknologi Dikemas dalam 10 Jenis Busana Pintar.

Top