Fokus Segmen Mid-End, Lenovo Suntik Mati Seri Vibe

Lenovo Stop Produksi Smartphone Android Vibe – Lenovo telah menetapkan garis besar strateginya, untuk bertarung di pasar smartphone dengan fokus membidik segmentasi smartphone kelas menengah ke bawah. Apalagi setelah Lenovo berhasil mengakuisisi brand Motorola, kini Lenovo dikabarkan berencana untuk mematikan lini produksi smartphone Android seri Vibe.

Fokus Segmen Mid-End, Lenovo Suntik Mati Seri Vibe

Hal tersebut langsung diungkapkan oleh President Mobile Business Group Lenovo, Chen Xudong, dilansir dari KompasTekno, (30/11), yang berujar jika seri Vibe memang akan dipensiunkan, sebagai gantinya Lenovo akan lebih banyak merilis flagship smartphone untuk kelas menengah dan pemula.

Secara proporsi pasar, Lenovo akan menyerahkan produksi smartphone untuk kelas atas dan premium kepada Motorola. Nantinya smartphone merk Motorola akan diplot oleh Lenovo untuk menjual smartphone yang memiliki kisaran harga dari 234 sampai 780 dollar AS. Di bawah ksiaran harga tersebut adalah hak Lenovo.

Sedangkan untuk saat ini, smartphone merk Lenovo yang paling murah memiliki harga sekitar 95 dollar AS, dengan rebranding menjadi seri Lemon. Untuk seri Lemon tersebut dikabarkan akan mewarisi spesifikasi hardware yang sama dengan seri Vibe. Jadi bisa dikatakan seri Vibe yang disuntik mati akan diteruskan oleh seri Lemon.

Anehnya hal berbeda justru diungkapkan oleh Director Marketing Mobile Business Group Lenovo, Sridhar Ramaswamy, yang membantah statement Chen Xudong. Ramaswamy menjelaskan jika Lenovo tetap akan mempertahankan brand Vibe dalam jajaran ponsel Android Lenovo. Hal ini pastinya semakin membingungkan, sebab dengan perbedaan pernyataan dari dua pihak internal Lenovo justru sekarang membuat banyak publik bertanya-tanya. Ditambah dengan kepastian apakah seri Vibe benar akan dipensiunkan, atau justru seri Lemon yang bakal dihapus.

Tetapi yang pasti, Vice President & Asia Pacific Lenovo Smartphone Sales, Dillon Ye, dalam beberapa kesempatan kemarin ketika tengah berkunjung ke Indonesia, menyatakan jika Lenovo saat ini akan lebih fokus ke produk mainstream ke bawah (low-end). Sedangkan Motorola akan didulat mengisi segmen high-end sampai premium. Dari informasi yang masuk, rencananya jajaran flagship Motorola akan dibawa oleh Lenovo ke pasar Indonesia mulai bulan Desember 2015 mendatang. Baca juga Flagship Terbaru Xiaomi Mi5 Siap Meluncur Februari 2016 dan iPhone 7 akan hadir tanpa Jack Earphone.

Top