Tergiur Pasar Smartphone 4G, Axioo Siap Lepas Dua Smartphone 4G LTE

Akhir Tahun Axioo Bakal Luncurkan Dua Flagship 4GL LTE –  Melihat kondisi pasar LTE di Indonesia yang kian menggairahkan, membuat Axioo akhirnya tak tahan juga untuk masuk pasar ponsel pintar yang sudah didukung dengan jaringan 4G LTE.  Bersamaan dengan bulan November tahun ini, yang direncanakan pemerintah mengenai tata ulang jaringan 4G Long Term Evolution (LTE) di pita frekuensi 1800 MHz sudah selesai, membuat Axioo tak mau berlama-lama berdiam diri.

Tergiur Pasar Smartphone 4G Axioo Siap Lepas Dua Smartphone 4G LTE

Dengan tata ulang frekuensi 4G yang sudah rampung, rasanya tak lengkap jika Axioo cuma jadi penonton di pasar smartphone 4G LTE. Kini Axioo bahkan sudah siap untuk melepas smartphone 4G LTE yang dijadwalkan akan rilis mulai bulan depan atau November 2015.

“Tentu kami tertarik (produksi ponsel 4G). Rencananya November ini kami rilis dua tipe ponsel 4G. Harganya berkisar Rp2 jutaan,” ujar Alex, yang menjabat Factory Manager Axioo, dilansir dari Viva Tekno, Senin (19/10).

Faktor yang membuat Axioo tertarik dengan pasar smartphone 4G tak lain karena Axioo menilai jika pasar smartphone saat ini terus meningkat pesat, selain itu kini smartphone 3G sudah ketinggalan jaman, tergeser oleh smartphone berteknologi 4G.

“Nanti, pasti ponsel 3G akan beralih ke 4G. Tapi, saat ini memang demand-nya masih kecil,” ucap Alex lebih lanjut.

Alex juga mengatakan jika smartphone 4G Axioo itu kini sudah berada dalam tahap akhir, namun dia tidak berkenan untuk membocorkannya lebih lanjut. Alex hanya mengungkapkan jika dia sudah menyediakan pabrik untuk memproduksi smartphone 4G.

Sebagai informasi, saat ini Axioo telah memiliki tiga pabrik yang bertempat di Sunter, Cakung, dan Pulogadung. Bahkan Axioo sedang mempersiapkan pabriknya keempat yang juga berlokasi di Cakung, Jakarta. Pabrik terbaru Axioo bakal memiliki enam assembly lines dengan target kapasitas produksi sebanyak 200 ribu unit per bulan.

Untuk pabrik keempat Axioo, dijadwalkan mulai beroperasi mulai tahun depan dengan nilai investasi sebesar Rp 40 milyar. Dengan modal yang sudah digelontorkan tersebut, Axioo juga berharap  jika pabrik keempatnya dapat meningkatkan kapasitas  produksi hingga enam kali lipat dari saat ini.

“Dari pabrik yang kami punya saat ini, kapasitas produksi lebih banyak di ponsel, di atas 50 persen. Ini merupakan permintaan pasar, jadi kami berusaha untuk memenuhinya. Untuk pabrik di Cakung saja, kami bisa produksi satu juta unit selama setahun,” tutup Alex. Baca juga Axioo Rilis Tablet Dual OS Terbaru Windroid 9G+ dan Infinix Bakal Hadirkan Ponsel 4G LTE di Indonesia.

Top