Tak Mau Kalah dengan Google, Microsoft Juga Sediakan Internet untuk Pelosok Indonesia

Microsoft Inisiasi Pemerataan Akses Internet di Indonesia – Belum lama ini ingatan kita masih segar dengan proyek ambisius Google Loon yang segera mengudara di Tanah Air untuk memberikan akses internet di seluruh pelosok negeri. Ternyata selain Google, Microsoft juga tengah melakukan program untuk menyebar akses internet ke seluruh pelosok negeri, namun tidak dengan balon.

Tak Mau Kalah dengan Google, Microsoft Juga Sediakan Internet untuk Pelosok Indonesia

Untuk menyediakan akses internet, Microsoft lebih memilih menggunakan teknologi TV White Space, bekerja sama dengan pemerintah Indonesia serta beberapa industri. Saat ini teknologi tersebut tengah dikembangkan dengan metode pemanfaatan spektrum frekuensi TV yang tidak terpakai. Ketimbang tidak digunakan, Microsoft memproyeksikan jika spektrum tersebut bisa digunakan sebagai alternatif baru untuk akses internet. Misalnya dengan membangun layanan Wi-Fi.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Andreas Diantoro yang mengungkapkan jika Indonesia memiliki potensi kuat untuk pengembangan akses internet guna menambah produktivitas masyarakat. Selain itu saat ini Indonesia dikenal sebagai negara dengan pasar mobile terbesar keempat seluruh dunia, hal ini pastinya tak lepas dari peningkatan penetrasi smartphone dan akses internet oleh masyarakat.

Namun meski begitu, ternyata untuk daerah terpencil yang ada di Indonesia masih kurang terjangkau oleh sarana koneksi yang lengkap tak seperti di kota. Kemudian ada hal lain seperti kesenjangan pendidikan dan ekonomi yang terpaut jauh antara wilayah satu dengan wilayah lainnya.

“Kami ingin memastikan bahwa semua penduduk Indonesia, baik di perkotaan maupun di area terpencil, bisa mendapat kualitas pendidikan yang sama, melek teknologi, serta akhirnya bisa bersaing dalam dunia kerja,” kata Diantoro dalam pidato di Sillicon Valley, AS, dilansir dari KompasTekno, Jumat (30/10/2015).

Meskipun antara Google dan Microsoft sama-sama ingin menggalakkan pemerataan akses internet, namun tujuan teknis kedua raksasa tersebut jelas berbeda. Google memang ingin menyamaratakan akses internet untuk semua orang, begitupun dengan Microsoft, tetapi di Indonesia sendiri Microsoft memiliki fokus utama yakni keseimbangan pengembangan pendidikan antara kota besar dan desa lewat layanan yang diberi nama Office 365. Setidaknya Microsoft menargetkan akan ada 3,5 juta guru yang bisa menikmati layanan tersebut, untuk meningkatkan produktivitas mengajar di sekolah. Namun untuk menikmati layanan tersebut, pastinya membutuhkan akses internet yang stabil. Akses internet digunakan untuk menginstal dan mengaktifkan semua rangkaian Office terbaru dan semua paket langganan Office 365. Baca juga Sempat Ditentang, Google Loon Hadir Tahun Depan dan Google & Microsoft Sepakat Akhiri Perebutan Paten.

Top