Sepeda Karya Anak Bangsa, Bisa Untuk Charger HP

Mahasiswa ITS Ciptakan Charger HP dari Sepeda – Beberapa waktu ini, memang terlihat banyak mahasiswa di berbagai perguruan tinggi Indonesia telah menciptakan karya-karya yang patut diacungi jempol. Kali ini, giliran tim Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang mampu menciptakan teknologi canggih.

mahasiswa-its-ciptakan-charger-hp-dari-sepeda

Setelah beberapa jenis mobil listrik berhasil di ciptakan oleh anak-anak bangsa, kini mahasiswa ITS berhasil menciptakan sebuah teknologi sepeda kayuh yang dapat difungsikan sebagai charger HP. Sepeda kayuh tersebut merupakan jenis sepeda yang memiliki barkode khusus yaitu E2-Bike atau Electric Eco Bike yang ternyata dapat difungsikan juga untuk mengisi daya baterai HP.

Ketua tim mahasiswa ITS, Dennys Al Fath menyatakan bahwa E2-Bike tersebut merupakan charger HP yang ramah lingkungan. Selain itu, adanya sepeda tersebut juga dapat menghemat konsumsi listrik.

Bersama empat orang rekannya, Dennys juga mengatakan bahwa karya tersebut akan diikutsertakan pada Program Kareatifitas Mahasiswa atau Karsa Cipta (PKM-KC) yang diadakan oleh Pimnas period ke-28 di Kendari tanggal 5 hingga 9 Oktober mendatang. Karya tersebut dibuat dengan tegangan serta arus yang diterima oleh HP akan lebih stabil dan sesuai dengan spesifikasi.

Membawakan jenis PKM tersebut dengan judul “Generator Listrik  Tenaga Rotasi Magnet Pada Electric Eco Untuk Charger Handphone”, tim juga menyatakan melatarbelakangi judul tersebut berdasarkan kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat di Indonesia.

Listrik yang dihasilkan oleh E2-Bike tersebut juga bukan merupakan listrik dari PLN, melainkan dengan memanfaatkan gaya gerak listrik (GGL) induksi magnet dan alternator sebagai pembangkit energi  listrik. GGL induksi tersebut dihasilkan oleh magnet permanen neodymium yang dipasang pada pelek roda bagian belakang, sehingga menginduksi kumparan kawat yang dililitkan pada besi berbentuk U.

Setelah mendapatkan energi listrik yang berasal dari alternator dan GGL induktor tersebut, maka energi listrik akan menuju pada sistem charging. Sedangkan sistem charging tersebut berfungsi sebagai penyeimbang dan penyumbang tegangan dan daya. Kemudian sistem ini akan mengirim sinyal ke voltage sensor sebagai safety system ketika tegangan pada penyimpanan telah penuh, tambahnya.

E2-Bike juga dinyatakan memiliki spesifikasi yang lebih baik karena membutuhkan waktu selama 2,5 jam untuk melakukan charging. Karena menurut hasil riset telah menyatakan perbandingan yang sangat jauh berbeda dengan alat serupa yang memberikan waktu charging hingga 7,5 jam. Perbandingan tersebut dinyatakan dengan kecepatan E2-Bike lebih unggul 10 kilometer perjam lebih cepat. Baca juga Batik Fractal, Kombinasi Teknologi Komputer, Sains dan Seni dan LG Hadirkan Smartwatch Pertama yang Menggunakan Teknologi 4G LTE

Top