Netizen Indonesia Habiskan 60% Waktu untuk Nonton Video YouTube

60 Persen Waktu Netizen Indonesia Dihabiskan untuk Menonton YouTube – Baru-baru ini Google mengungkapkan fakta menarik, terutama mengenai aktivitas streaming video lewat situs terpopuler yakni YouTube. YouTube sendiri adalah salah satu situs berbagi video yang kini berada di bawah naungan Google.

Netizen Indonesia Habiskan 60 persen Waktu untuk Nonton Video YouTube

Hal itu juga diutarakan Veronica Utami selaku Head of Marketing Google Indonesia yang mengatakan jika saat ini diprediksi total jumlah populasi masyarakat Indonesia, sudah ada 90 juta orang yang terkoneksi dengan internet. Dengan semakin banyaknya orang terkoneksi internet, maka berdampak pada aktivitas berselancar di dunia maya terutama menggunakan smartphone.

“Indonesia merupakan negara yang aktif terkoneksi internet, dengan penetrasi 43 persen di ponsel pintar dibandingkan penetrasi di komputer yang hanya 15 persen,” ujar Veronica dikutip dari Vivanews hari ini, Rabu (21/10).

Hal tersebut termasuk dalam kebiasaan di sektor platform video, dimana Veronica mengungkapkan saat ini yang menjadi titik terpenting pda hasil riset adalah bukan soal kuantitas video, melainkan durasi penonton untuk meluangkan waktu saat menyaksikan video di perangkatnya. Selain itu, kini YouTube sedang mencapai puncak tertinggi di Indonesia dimana dari statistik terbaru terjadi peningkatan waktu netizen dalam menyaksikan tayangan YouTube di Tanah Air.

“Ini adalah tingkat pertumbuhan tercepat di kawasan Asia Pasifik,” tambahnya lagi.

Veronica juga melanjutkan, jika pada kuartal ketiga ini, setidaknya lebih dari setengah atau 60 persen waktu menonton yang dilakukan netizen adalah dengan perangkat smartphone mereka. Hal ini juga bisa saja disebabkan oleh semakin meningkatnya pengguna smartphone di Indonesia. Bahkan tak hanya menyumbang penonton terbanyak, jumlah video yang diunggah oleh netizen Indonesia juga ikut meningkat drastis, di mana terjadi peningkatan dari tahun ke tahun sebesar 600 persen di kuartal tiga tahun 2015. Membengkak dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya. Ini berarti, pertumbuhan di Indonesia tiga kali lebih lipat besarnya jika dibandingkan negara lain di kawasan Asia Pasifik.

“Dengan terjadinya peningkatan penggunaan smartphone sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia maka tidaklah mengejutkan jika lebih banyak orang menonton dan mengunggah konten dibandingkan periode sebelumnya,” pungkas Veronica. Baca juga Menikmati Youtube Tanpa Internet dan Google Beli Domain Internet Berupa Rangkaian 26 Huruf Alfabet.

Top