Mengenang 4 Tahun Kepergian Sang Jenius Steve Jobs

Mengenang Sang Jenius yang Perfeksionis, Steve Jobs – Akhir bulan Agustus 2011, sebuah pengumuman yang sangat mengejutkan disampaikan oleh Apple. Apple mengumumkan bahwa kini Steve Jobs tak lagi memimpin perusahaan teknologi tersebut. Ya, sekitar akhir Agustus empat tahun yang lalu, legenda Silicon Valley itu secara resmi mengundurkan diri sebagai CEO Apple.

mengenang-sang-jenius-yang-perfeksionis-steve-jobs

Alasan mundurnya Steve Jobs dari tampuk pimpinan Apple saat itu bukanlah karena hasil konspirasi yang terjadi di dalam tubuh perusahaan. Kala itu, Jobs memilih mundur dari Apple karena merasa lemah dan sudah tak mampu lagi memenuhi kewajibannya sebagai bos tertinggi di raksasa teknologi itu.

Jobs pun menyerahkan pucuk pimpinan Apple kepada Tim Cook, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional Apple.

Memang, sejak divonis menderita kanker pankreas, konsentrasi Jobs terpecah. Bahkan, sebelum menempuh operasi cangkok hati, Jobs sebenarnya sudah berstatus cuti sejak 15 Januari 2011.

“Saya selalu berkata, jika ada hari di mana saya tidak dapat lagi memenuhi tanggung jawab dan ekspektasi sebagai CEO Apple, saya akan menjadi orang pertama yang mengatakan hal tersebut. Sayangnya hari itu telah tiba. Saya dengan ini mengundurkan diri sebagai CEO Apple,” tulis Jobs pada surat pengunduran dirinya yang disampaikan kepada Board Director dan Komunitas Apple.

Tak lama berselang setelah pengunduran Jobs, saham Apple pun langsung anjlok. Hal ini karena publik kurang percaya pada prospek Apple tanpa komando utama dari Jobs.

Lalu pada awal Oktober 2011, Apple menggelar acara spesial peluncuran iPhone 4s. Sebuah pemandangan ‘aneh’ pun terjadi saat panggung tak lagi dikuasai oleh Steve Jobs yang selalu mampu menampilkan kharisma luar biasa di hadapan publik. Saat itu, hanya ada pengganti Jobs, Tim Cook dan beberapa pejabat eksekutif Apple lainnya yang secara bergantian memperkenalkan iPhone 4s. Bahkan ada yang mengatakan ketika iPhone 4s diumumkan, gemuruh tepuk tangan yang hadir pada saat itu tak seperti biasanya.

Firasat demi firasat yang menyelimuti seluruh staf Apple pun menjadi kenyataan. Rabu, 5 Oktober 2011, atau Kamis 6 Oktober 2011 waktu Indonesia, Apple mengumumkan wafatnya mantan CEO dan pendiri Apple, Steve Jobs.

“Apple sangat kehilangan seorang yang visioner, kreatif dan jenius dalam dunia teknologi,” demikian pernyataan resmi Apple.

“Kami semua sangat kehilangan Steve Jobs sebagai sahabat dan guru yang menginspirasi. Steve mewariskan semangat pantang menyerah untuk membangun Apple, dan itu sangat menginspirasi kami semua.”

Dan hari ini, 6 Oktober 2015 waktu Indonesia, tepat empat tahun sudah sejak kepergian Steve Jobs. Empat tahun sejak kepergiannya, Jobs terus dikenang sebagai ‘penemu’ layaknya Thomas Alva Edison dengan lampu pijarnya.

Jobs akan terus dikenang sebagai sosok jenius dan sangat perfeksionis. Dari otak jeniusnya lah lahir produk ikonik iPhone. Dan pantaslah jika Steve Jobs disebut sebagai orang paling visioner dalam industri teknologi di dua dekade terakhir. Thank you Mr. Jobs! Stay hungry, stay foolish! Baca juga Apple Siapkan Wajah dan Gaya Baru Pada iPhone 7 dan Apple Jadi Perusahaan Teknologi dengan Pendapatan Tertinggi.

Top