Indonesia Linux Conference 2015, Akan Digelar Besok

ILC 2015, Menjadi Ajang Kreasi Komunitas Linux – Ajang kreatifitas para pecinta Linux yang sering disebut dengan Indonesia Linux Conference (ILC) 2015 akan mulai digelar besok pada Sabtu 10 Oktober 2015. Acara yang menjadi ajang pamer kreatifitas para pengguna dan pengembang Linux ini akan digelar selama dua hari di Kota Tegal Jawa Tengah. Kegiatan dengan skala Nasional ini digelar sebagai fasilitator bagi para pengguna, pengembang maupun pengamat Linux sendiri.

ilc-2015-menjadi-ajang-kreasi-komunitas-linux

Romi Muharyono, selaku Ketua Komunitas Linux Indonesia (KPLI) menyatakan bahwa ILC 2015 ini diadakan dengan tujuan untuk mendorong pemanfaatan sistem operasi Linux personal, intitusi pendidikan, pemerintahan maupun dunia bisnis.

Romi juga menambahkan bahwa Indonesia Linux Conference 2015 ini tak hanya akan membahas mengenai sistem operasi, namun juga memfasilitasi kebutuhan dari aplikasi-aplikasi linux yang telah dibangun. Tujuan tersebut diupayakan dengan cara menggelar seminar serta kelas paralel yang diperuntukkan bagi masyarakat umum degan materi implementasi mail server yang akan digelar pada hari pertama atau pembukaan acara ILC 2015.

Pada persiapan acara tersebut, telah tercatat sejumlah program yang akan diperkenalkan, Dimulai dari sistem perpustakaan terintegrasi, promoting gnome, mengenal mobile forensic, IT entrepreneur, Linux di dunia cloud computing. Serta ada juga materi dari hacking ethic, IGN Internet ot Think, introduction to web server hingga music player pada Linux.

Dari perkembangan yang dicatatkan leh Romi. Peserta yang telah melakukan pendaftaran pada acara seminar ILC 2015 tersebut melalui website resmi ILC 2015 telah berhasil mencapai target kuota yang telah ditentukan oleh panitia. Hal ini menunjukkan bahwa memang antusias dari para pendaftar online pada dua periode pendaftaran telah memenuhi kuota dalam waktu yang cukup singkat.

Dedy Hidayat, salah seorang dari komunitas Ubuntu Indonesia, yaitu salah satu bagian dari distro Linux juga menambahkan bahwa pihaknya akan memperkenalkan pengenalan mobile forensik. Dalam pernyataannya, Dedy juga mengatakan bahwa forensik digital tersebut untuk melakukan investigasi pada ponsel dan sim card. Menurutnya, materi yang akan disampaikan tersebut telah memenuhi standar Indonesia dan dimiliki oleh mabes Polri. Baca juga Microsoft Akhirnya Turut Serta Bangun Distro Linux dan Sistem Operasi NeoKyln Serupa dengan Windows XP

Top