Emotikon Mata Satu di iOS 9.1 Ternyata Punya Makna Terselubung

Emotikon Mata Satu iOS 9.1 Kampanyekan Anti Bullying – Baru meluncur, operasi mobile Apple, iOS 9.1 sudah mengundang beragam reaksi masyarakat. Mulai dari reaksi positif hingga negatif. Yang terbaru, Apple kembali membuat banyak pertanyaan untuk publik, yaitu ada emotikon ‘mata satu’ yang ternyata memiliki makna terselubung. Bagi pemilik perangkat Apple yang sudah menginstal iOS 9.1, bisa melihat emotikon mata satu di samping simbol jam analog dan simbol gelembung teks.

Makna Terselubung Emotikon Mata Satu di iOS 9.1

Kehadiran emotikon mata satu yang terdapat pada iOS 9.1 banyak mengundang penafsiran berbeda dari masyarakat, sebelumnya ada yang menanggapi jika emotikon mata satu pada iOS 9.1 memiliki makna terkait dengan segala sesuatu yang berasal dari Departemen Kemanan Dalam Negeri AS. Ngerinya, hal ini memiliki arti jika Apple tengah melakukan bentuk pengawasan terhadap aktivitas yang dilakukan pengguna.

Namun ada juga yang menanggapi berbeda terkait penggunaan simbol mata satu pada iOS 9.1. Sekelompok perusahaan teknologi yang tergabung dalam Ad Council memiliki intepretasi sendiri pada emotikon mata satu.  Bagi Ad Council, emotikon mata satu adalah simbol kampanye anti-bullying di dalam dunia digital dan online. Ad Council sendiri adalah perusahaan teknologi yang terdiri dari beberapa perusahaan terkemuka seperti Adobe, Apple, Facebook, Google, YouTube, Johnson & Johnson, dan Twitter.

Nantinya emotikon mata satu itu akan dipakai dalam gerakan anti-bullying dalam acara bertajuk National Bullying Prevention Month. Selain itu Ad Council juga memanfaatkan emotikon mata satu dalam video kampanye anti bullying berjudul “I Am A Witness”. Kehadiran emotikon mata satu memiliki harapan tersendiri, untuk bisa dipakai ketika terjadi tindak bullying di internet.

“Semua remaja terdampak oleh bullying dan mereka seringkali merasa sedih saat menyaksikannya. Emotikon telah menjadi bahasa kedua terbesar dari para remaja, dan emotikon memberikan cara yang mudah serta relevan untuk melibatkan mereka,” kata Lisa Sherman selaku Presiden dan Chief Executive Officer (CEO) Ad Council dilansir dari Vivanews (24/10).

Saat ini bagi organisasi Ad Council, kasus bullying tak bisa dianggap sebelah mata, pasalnya 90 persen remaja dengan usia 12 – 17 tahun mengungkapkan pernah menjadi korban bullying terutama di media sosial, dan banyak remaja yang menyaksikan aksi bullying lebih memilih mengabaikannya. Baca juga Terdeteksi Pencurian Data, Ratusan Aplikasi dari App Store Apple Dihapus dan 1000 Orang Dikerahkan Dalam Pengembangkan Chip LTE untuk iPhone 7.

 

Top