Data Pengakses Situs Porno Kini Bisa Disebarluaskan Peretas

Data Privasi Pengakses Situs Porno Bisa dengan Mudah Disebarluaskan Peretas – Di tengah perkembangan teknologi rupanya dimanfaatkan betul oleh para peretas untuk mencuri data pengguna internet. Apalagi jika pengguna tersebut sering melakukan aktivitas yang merujuk pada hal-hal negatif, mengakses situs porno misalnya. Aktivitas tersebut bisa dengan mudah membuat peretas untuk mengambil keuntungan.

Data Pengakses Situs Porno Kini Bisa Disebarluaskan Peretas

Kini pengguna yang biasa membuka situs porno menjadi incaran utama oleh penjahat internet, tujuannya simple untuk mempermalukan pengakses situs 17 plus tersebut dengan cara menyebar luaskan history (riwayat) penelusuran pengguna ke internet.

Dikutip dari laman Metro (20/10), peringatan serangan peretas ini pertama kalinya sudah diwanti-wanti oleh ahli software yang bernama Brett Thomas, dimana dia mengunggah sebuah artikel bertajuk peringatan ancaman hacker yang ia publikasikan di blog pribadinya.

“Jika Anda menonton / melihat video porno secara online di tahun 2015 ini, bahkan dalam modus Incognito, Anda tidak akan menyangka bahwa riwayat penelusuran Anda akan dipublikasikan ke internet dengan atas nama Anda.” tulis Thomas dalam blog-nya.

Selain itu Thomas juga menambahkan jika penjahat internet bisa saja memposting sebuah website dimana website tersebut belum pernah pengguna kunjungi, dengan cara membajak email atau username Facebook pengguna, lalu dengan gampangnya masuk ke akun Facebook pengguna dan memposting hal-hal buruk soal privasi pemilik akun asli. Tujuan utama peretas adalah membuat kekacauan sekaligus membuat pengguna jera untuk mengakses situs porno lewat cara memalukan.

“Saya pikir krisis besar privasi internet berikutnya bisa mengekspos data pribadi dan berpotensi memalukan pengguna mereka dari orang-orang terdekat atau teman-teman mereka.” tambah Thomas. Para peretas juga dapat meretas log akses dari browser pengguna yang sering mengakses situs porno dan dapat melihat semua riwayat penelusuran termasuk situs-situs legal yang dikunjungi pengguna, kemudian peretas akan mencari beberapa situs terlarang yang pernah dikunjungi dan mempostingnya ke akun sosial media pengguna.

Saat ini cyber crime sangatlah membahayakan terutama untuk privasi pengguna. Hal ini patut diwaspadai karena tentunya sangatlah merugikan, sebagai bentuk menghindari cyber crime yang merugikan sebaiknya mulai sekarang jauhi situs-situs terlarang yang berpotensi mengundang bahaya cyber crime untuk perlindungan data privasi diri sendiri. Baca juga Akses Situs Porno dari Perangkat Android Meningkat Drastis dan Daftar Password yang Paling Sering Dibobol.

 

Top