Ambisi Google dan Facebook Sebar Internet Gratis dengan Teknologi Laser

Google dan Facebook Jadi Pelopor Konektivitas Internet dengan Laser dan Radio – Saat ini meskipun pertumbuhan internet bertumbuh dengan cepat, namun tak menyurutkan beberapa raksasa teknologi dunia untuk mengembangkan teknologi di bidang konektivitas internet. Yang terbaru, dua raksasa Google dan Facebook sedang mempelopori kombinasi teknologi radio dan laser untuk perkembangan koneksi internet pada level yang lebih tinggi.

Ambisi Google dan Facebook Sebar Internet Gratis dengan Teknologi Laser

Google, saat ini tengah mengembangkan konektivitas dengan media balon-balon helium di stratosfer untuk menyediakan akses Internet di daerah-daerah pelosok yang selama ini kurang tersentuh. Proyek yang diberi nama Google Loon ini menggunakan radio atau laser yang memungkinkan balon-balon dapat memindahkan data di wilayah-wilayah yang jauh dari stasiun penerus di darat.

Sementara Facebook juga tak ketinggalan dengan turut meluncurkan pesawat tanpa awak atau biasa dikenal dengan drone, yang memiliki teknologi laser untuk menyambungkan internet berkecepatan tinggi di daerah-daerah pelosok.

Cara kerjanya, drone terdekat daerah perkotaan akan memanfaatkan sinar laser untuk terkoneksi dengan internet, lalu kemudian meneruskan sambungannya pada pesawat-pesawat yang terbang di atas daerah terpencil.

“Baik Google maupun Facebook berpikir jika mereka dapat menerbangkan pesawat-pesawat ini ke stratosfer, sekitar 20 kilometer di atas Bumi, mereka bisa berfungsi seperti menara transmisi dan menyebarkan koneksi lebih mudah dan tanpa harus bergantung pada listrik dan kabel dan semua hal di darat,” ujar Tom Simonite, selaku perwakilan MIT Tech Review, dikutip dari KompasTekno, hari Jumat (23/10).

Bahkan saat ini Facebook yang paling berambisi dengan teknologi laser sebagai media mengirim data dibanding perusahaan teknologi lainnya.

“Mereka mengklaim memiliki rekor baru dan melakukan pengiriman data laser tercepat, dan saya kira ini memperlihatkan bahwa mereka memang serius melakukan ini dan mencoba mendorong teknologi ini ke depan.” Ucap Simonette lebih lanjut.

Saat ini sebenarnya perusahaan teknolgi lainnya juga sedang mengembangkan penggabungan sinar laser dan radio untuk tetap menyambungkan koneksi internet meskipun dalam cuaca yang sangat buruk. Dengan situasi paralel, laser dapat memperbaiki kekurangan dalam koneksi radio. Untuk sekarang teknologi laser adalah teknologi paling menjanjikan untuk sektor internet di negara berkembang, atau di negara yang tidak memungkinkan penanaman kabel untuk sambungan internet. Baca juga Fitur E-Comerce Pada Facebook Lahir Dari Kebiasaan Unik Orang Indonesia dan Bandung dan Yogyakarta Berpotensi Menjadi Silicon Valley Indonesia.

 

Top