Tahukah Anda? Google Terbuat Miliaran Baris Teks

Ternyata, Google Terbentuk Dari 2.000 Juta Baris Teks – Google merupakan salah satu perusahaan software terbesar di dunia. Hampir seluruh pengguna Internet telah menggunakan fasilitas yang disediakan oleh google dengan segala fiturnya. Namun, adakah yang pernah membayangkan source code yang digunakan untuk membangun Google tersebut ada berapa baris?

ternyata-google-terbentuk-dari-2.000-juta-baris-teks

Ternyata Google dan seluruh aplikasi di dalamnya seperti Docs, Sheets dan Slides terbentuk dari kode pemrograman yang sangat banyak. Apabila dilakukan perhitungan bisa sampai mencapai 2 miliar baris kode pemrograman. Source code tersebut dibangun untuk menjalankan segala instruksi yang diinputkan melalui aplikasi atau website. Semua kode tersebut disimpan dalam sebuah database raksasa dengan server yang tentunya menggunakan super komputer.

Dari database yang sangat banyak tersebut, tentunya membutuhkan ruang penyimpanan yang tidak sedikit pula. Untuk ruang penyimpanan, diperkirakan mencapai 86 terabyte di dalam harddisk. Kemudian, Google juga harus memastikan bahwa kode-kode tersebut tetap tersimpan dengan aman agar tidak mengganggu proses kinerja Google yang dibutuhkan oleh seluruh pengguna internet.

Berdasarkan kutipan dari hasil rangkuman Kompas Tekno yang dikutip dalam BGR, Senin (21/09/2015), Google engineering Manager Rachel Potvin mengungkapkan angka tersebut dalam sebuah konferensi pekan ini.

Ia juga menuturkan bahwa untuk menjaga seluruh kode-kode penggerak seluruh aplikasi google tersebut bekerja dengan baik dan tetap aman maka mereka melakukan sistem penyimpanan dalam 10 data center. Lokasi penyimpanan 10 data center tersebut tersebar di seluruh penjuru dunia.

Potvin juga menambahkan, “ Meskipun tidak bisa memperlihatkan secara langsung, saya rasa ini adalah sebuah kumpulan kode terbesar yang aktif digunakan di seluruh dunia,”

Kode program yang berjumlah miliaran tersebut membuat seluruh teknisi Google dapat dengan bebas mengambil atau mengadopsi serta mengkombinasikan kode dari beberapa jenis proyek yang telah dibangun. Pihak teknisi juga dapat melakukan pengubahan sebuah kode dengan sangat mudah, lalu mengirimkannya ke seluruh layanan yang dimiliki Google.

Sebagai salah satu contoh perbandingan, dirinya juga menerangkan bahwa kode yang berada di dalam Linux Kernel hanya berisi sekitar 15 juta baris dan 40 ribu file. Semua kode tersebut akan dapat berubah setiap pekan, sesuai dengan pekerjaan dari para developer. Begitulah sekiranya bayangan yang juga dikerjakan oleh pihak developer dari Google dengan miliaran kode programnya. Baca juga Microsoft Akhirnya Turut Serta Bangun Distro Linux dan Pengguna Pinterest Tembus Angka 100 Juta User

Top