Sering Depresi? Media Sosial Bisa Jadi Penyebabnya

Media Sosial Penyebab Depresi pada Remaja – Remaja di perkembangan teknologi masa sekarang biasanya memantau media sosial selama 24 jam setiap hari. Bahkan media sosial sudah dianggap sebagai kebutuhan pokok dalam hidup yang tak bisa dilepas. Akun media sosial dianggap hal yang wajib dimiliki oleh remaja masa sekarang. Namun secara tidak kita sadari, berlebihan dalam aktivitas di media sosial dapat menyebabkan depresi dan kecemasan yang berlebihan, hal itu diakibatkan karena kurangnya kualitas tidur kita setiap hari.

Sering Depresi Media Sosial Bisa Jadi Penyebabnya

Dikutip dari Tempo, Rabu (16/9/2015). Peneliti yang bernama Dr Heather Cleland Woods dan Holly Scott dari University of Glasgow, membuat kuesioner untuk 467 remaja mengenai penggunaan media sosial secara keseluruhan dan di jam-jam tertentu pada malam hari.

Dalam test yang diadakan Dr Heather tersebut, bertujuan untuk mengukur kualitas tidur, harga diri, kecemasan, depresi, dan investasi emosional remaja di media sosial, yang selama ini berhubungan dengan perasaan tertekan selama 24 jam dalam seminggu, serta kecemasan-kecemasan lainnya. Misalnya tidak segera menanggapi teks ataupun tulisan.

Dr Heather mengungkapkan bahwa masa remaja bisa menjadi awal untuk bertumbuhnya rasa depresi dan kecemasan tingkat lanjut atau lebih parah dan kualitas tidur buruk dapat mempengaruhi hal tersebut, yaitu menciptakan depresi pada remaja. Selain depresi, penggunaan media sosial secara berlebihan juga dapat membuat remaja merasa rendah diri dan perasaan cemas yang berlebihan.

“Adalah penting bahwa kita memahami bagaimana media sosial digunakan berkaitan dengan ini, bukti semakin mendukung hubungan antara penggunaan media sosial dan kesejahteraan, terutama selama masa remaja, tapi penyebabnya tidak jelas.” Tambah Dr Heather.

Dr Heather juga menghimbau pada orang tua untuk berpikir dan bertindak mengawasi anak-anaknya ketika menggunakan media sosial terutama dalam waktu-waktu di jam tidur. Karena jam tidur adalah waktu yang paling mematikan untuk remaja.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr Heather ini telah dipresentasikan dalam konferensi tahunan British Psychological Society Development and Social Psychology Section, yang diadakan pada tanggal 9-11 September 2015 bertempat di The Palace Hotel, Kota Manchester. Baca juga Smartphone Membuat Cepat Marah dan Depresi dan WeChat Tawarkan Fitur Pinjaman Uang Kepada Pengguna.

 

 

Top