Lebih Dari Setengah Penduduk Bumi Tidak Bisa Akses Internet

Lebih Dari Setengah Penduduk Bumi Tidak Bisa Akses Internet – Diluncurkannya program Internet Broadband ternyata tak mencapai sasaran yang diharapkan. Internet Broadband bahkan tak sanggup mencapai miliaran orang yang tinggal di negara-negara berkembang. Lebih dari 90 persen orang yang tak memiliki akses internet adalah masyarakat yang tinggal di negara-negara miskin. Hal ini didapat dari laporan PBB, kemarin, Senin (21/9/2015).

Lebih Dari Setengah Penduduk Bumi Tidak Bisa Akses Internet

Berdasarkan laporan yang dibuat oleh PBB, saat ini terdapat lebih dari 57 persen penduduk bumi yang tidak bisa terhubung dengan internet. Mereka yang tidak bisa terhubung dengan internet, tidak akan bisa merasakan dampak kemajuan teknologi bahkan manfaat ekonomi dan sosial yang sejatinya harus mereka dapatkan. Komisi Broadband juga menyebutkan, banyak hal positif yang ditawarkan internet untuk penduduk dunia dimanapun mereka berada.

Laporan tersebut datang ketika menjelang pertemuan tingkat tinggi di Markas Besar PBB di New York, yang berlangsung pada minggu ini. Acara resmi PBB ini akan membahas Agenda 2030 yang memiliki isi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGS) baru.

PBB juga menekankan bahwa akses teknologi informasi dan komunikasi, merupakan salah satu potensi terbesar untuk membantu proses pembangunan di dunia. Konektivitas teknologi dan informasi juga berperan penting dalam SDGs. Pada acara tersebut, ada sebanyak 17 tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan yang diharapkan bisa diadopsi para pemimpin dunia.

Berdasarkan laporan dari PBB, saat ini internet hanya bisa diakses oleh 35 persen masyarakat di negara-negara berkembang. Situasi ini juga ditemukan di 48 negara yang ditetapkan PBB sebagai negara berkembang paling terbelakang dengan jumlah orang tertinggal yang sangat memprihatinkan. Di negara-negara tersebut, lebih dari 90 persen masyarakat buta internet dan tak pernah sekalipun terhubung dengan internet.

Pada tahun ini, laporan menunjukkan bahwa 10 negara utama yang memiliki masyarakat terbanyak pengakses internet terletak di negara Asia. Republik Korea Selatan menjadi negara yang memiliki jumlah broadband rumah tangga terbanyak di dunia, mencapai angka 98,6 persen rumah yang memiliki akses internet, diikuti oleh negara Qatar 98 persen dan Arab Saudi 94 persen. Sedangkan pada tingkat paling rendah, benua Afrika mendominasi. Di negara seperti Guinea, Somalia, Burundi dan Eritrea menjadi negara paling rendah untuk broadband rumah tangga dengan jumlah yang kurang dari dua persen. Baca juga Kematian Akibat Selfie Lebih Banyak Dibanding Serangan Hiu dan Ribuan Situs WordPress Terjangkit Malware.

Top