iPhone 6s Diprediksi Bakal Laris di Tiongkok

Apple iPhone 6s Diprediksi Akan Laku Keras di Tiongkok – Selama ini, Tiongkok dikenal sebagai salah satu pangsa terbesar milik Apple. Oleh karena itulah, Apple berani mematok target tinggi pada iPhone 6s. Apple memperkirakan bahwa iPhone 6s akan laku keras di pasar gadget Negeri Tirai Bambu tersebut.

apple-iphone-6s-diprediksi-akan-laku-keras-di-tiongkok

Prediksi mengenai bakal suksesnya Apple iPhone 6s di pasar teknologi Tiongkok pun disampaikan oleh blog iPhone Inventory yang berhasil melacak daftar pesanan unit iPhone 6s di Tiongkok. Sebagai mana diketahui, Tiongkok merupakan salah satu negara yang termasuk dalam kloter pertama pemasaran iPhone 6s. Apple sendiri akan mulai memasarkan iPhone 6s secara resmi pada tanggal 25 September 2015 mendatang.

iPhone Inventory sendiri menarik data yang menampilkan waktu tunggu dari masing-masing tipe iPhone. Dari data tersebut mereka menarik asumsi berapa banyak peminat iPhone baru di tiap-tiap negara.

iPhone Inventory menerangkan bahwa waktu tunggu untuk iPhone 6s Plus di Tiongkok mencapai empat minggu. Sedangkan untuk iPhone 6s, waktu tunggu bagi para pemesannya bisa mencapai sekitar dua hingga tiga minggu. Meski tak ada informasi lebih rinci lagi terkait hal ini, dari waktu tunggu tersebut hanya memperlihatkan versi iPhone berdasarkan warna. Untuk Tiongkok sendiri, pemesanan iPhone 6s sama rata dalam pilihan warna, yaitu silver, abu-abu, emas, dan rose gold.

Selain menyebut nama Tiongkok, blog iPhone Inventory juga menyebut nama Inggris sebagai negara yang memiliki posisi kuat dalam pemasaran iPhone 6s. Untuk Inggris, waktu tunggu pemesanan iPhone 6s dan juga iPhone 6s Plus berkisar antara dua hingga empat pekan untuk masing-masing tipe serta pilihan warnanya.

Menurut jadwal, iPhone 6s dan juga iPhone 6s Plus akan dijual secara serempak di negara-negara yang telah masuk ke dalam list Apple pada tanggal 25 September 2015 mendatang.

Seperti dikutip dari situs Recode.net, pada sembilan bulan pertama dalam tahun fiskal Apple, lebih dari USD 46 miliar penjualan Apple berasal dari kawasan Tiongkok dan sekitarnya, termasuk Hong Kong dan Taiwan. Angka tersebut diklaim telah menyumbang sekitar 25 persen dari total penjualan Apple yang mencapai USD 182,2 miliar. Baca juga Akan Segera Hadir, Smartphone dengan Layar Lipat dan Meizu Akan Rilis Produk Tandingan Go Pro.

Top