Ih Serem, Kematian Akibat Selfie Lebih Banyak Dibanding Serangan Hiu!

Kematian Akibat Selfie Lebih Banyak Dibanding Serangan Hiu – Demi mememiliki kenang-kenangan pada suatu aktifitas atau kegiatan tak jarang saat ini banyak orang menggunakan kamera ponsel maupun kamera poket untun mengambil gambar. Entah itu untuk mengambil foto pemandangan, pemandangan beserta orang (pengunjung) atau pun mengambil gambar diri sendiri (selfie). Ternyata untuk aktifitas memotret diri sendiri yang sedang menjadi tren dikalangan remaja dapat menimbulkan malapetaka lho.

Kematian Akibat Selfie Lebih Banyak Dibanding Serangan Hiu

Dilaporkan sampai saat ini sudah banyak kejadian na’as akibat foto selfie. Baru-baru ini insiden yang sebenarnya dilakukan untuk bersenang-senang namun membuat pengguna selfienya harus meregang nyawa terjadi di India. Insiden tersebut menimpa seorang turis Jepang yang berusia 66 tahun karena jatuh dari tangga saat ia sedang berfoto selfie di area Taj Mahal, India. Beberapa waktu sebelumnya pun menimpa seorang pilot pesawat Cessna 150 yang nekat mengambil foto selfie saat terbang di kawasan Colorado, AS.

Makin banyaknya fenomena selfie yang menjadi trend di kalangan masyarakat pengguna gadget kemudian dianggap lebih berbahaya dibanding dengan kematian yang disebabkan oleh ikan hiu di laut. Sebab menurut data yang dilaporkan oleh The Huffing Post, pada tahun 2015 hingga saat ini telah terjadi insiden selfie yang menyebabkan kematian sebanyak 12 jiwa. Padahal korban kematian akibat serangan ikan hiu sendiri hanya mencapai 8 jiwa.

Menyadari akan adanya bahaya terselubung dari aktivitas foto selfie membuat beberapa pemerintah di berbagai penjuru dunia segera merilis kampanye mengenai selfie yang aman dan tidak membahayakan. Salah satunya adalah Rusia. Kampanye tersebut diberikan dengan beberapa tips yang dibentuk dalam ilustrasi seperti rambu-rambu dilarang masuk. Diantaranya adalah larangan selfie di perahu, atap rumah, tengah jalan, sambil memegang senjata, di depan binatang buas dan di rel kereta.

Kampanye larangan selfie tersebut diharapkan menjadi perhatian besar bagi yang suka berfoto selfie yang mana apabila di patuhi maka tidak akan menimbulkan kerugian bagi siapa saja. Mengingat tips tersebut diambil dari kejadian merugikan dari aktivitas selfie. Salah satunya pada awal September lalu, seorang pemuda 19 tahun di Houston tak sengaja menembak diri sendiri ketika hendak foto selfie dengan pistol yang mengarah ke kepalanya.

Menyusul Rusia, pada Juni ini Eropa pun turut mengeluarkan kampanye larangan selfie dan pengunggahan foto ke media sosial di beberapa tempat terkenal seperti menara Eiffel.

Meski begitu, aktivitas selfie sebenarnya tetap bisa dilakukan namun tentunya harus dengan bijak dan jangan sampai merugikan diri sendiri atau orang lain. Baca juga Instagram Tidak Suka dengan Foto #latepost dan Akhirnya Blackberry Gunakan Sistem Operasi Android.

Top