Google dan Nasa, Bersama-sama Kembangkan Komputer Kuantum Super

Google dan Nasa Kembangkan Komputer Kuantum Super – Sebuah laboratorium kecerdasan buatan ternama di dunia, Quantum Artificial Intelligence Lab yang merupakan inisiasi dari perusahaan teknologi raksasa yakni Google dan badan antariksa Amerika Serikat yakni Nasa serta dengan dukungan Universities Space Research Association terus mengembangkan perangkat komputer kuantum mereka agar semakin kuat. Pengembangan tersebut dilakukan dengan menerapkan sejumlah pembaharuan. Salah satu pembaharuan yang dilakukan yakni dengan cara menginstal D-Wave 2X.

Google dan Nasa, Bersama-sama Kembangkan Komputer Kuantum Super Kuat

Pembaharuan tersebut sebelumnya dilakukan oleh Quantum Artificial Intellegence Lab dengan mengumumkan informasi bahwa mereka telah melakukan perjanjian untuk menginstal D-Wave 2X, yang mana perangkat tersebut merupakan prosesor komputer kuantum terbaru yang telah dirilis pada awal tahun 2015 ini.

D-Wave 2X sendiri memiliki spesifikasi kekuatan 1.000 qubit, yang mana spesifikasi tersebut merupakan spesifikasi komputer terkuat dari komputer kuantum yang ada. Dengan spesifikasi tersebut, komputer kuantum terbaru hanya dapat beroperasi pada suhu yang sangat dingin yakni kurang dari 15 milikelvin atau minus 273 derajat celcius. Suhu tersebut diketahui jauh lebih dingin dibandingkan dengan suhu luar angkasa. Sehingga komputer kuantum tersebut nantinya akan dapat berfungsi untuk berbagai hal di luar angkasa.

Dari informasi yang ada, nantinya komputer kuantum tersebut akan digunakan untuk membantu kerja proyek bersama antara Google dan NASA, terutama mengenai hasil penelitian dalam komputasi kuantum yang ada.

“Bekerja dengan prosesor D-Wave telah membantu kami mengembangkan dan menyempurnakan model komputer kuantum. Kami mengharapkan ada kemajuan terus untuk setiap generasi sistem D-Wave di masa mendatang,” ujar Hartmut Neven, kepala Quantum Artificial Intelligence Lab.

Selain untuk proyek bersama antara Google dan Nasa dalam keperluan penelitian, teknologi komputer kuantum tersebut juga diharapkan dapat menjawab tantangan masa depan dibandingkan hanya dengan mengandalkan komputer standar.

Sebelumnya, Google sendiri telah merekrut pakar tim ahli komputer kuantum yakni John Martini yang merupakan fisikawan dari University of California Santa Barbera untuk mengembangkan teknologi ini. Selain itu diketahui bahwa Google juga mengakuisisi perusahaan DeepMind untuk mengembangkan produk kecerdasan buatan pada teknologi ini. Baca juga Digital Storm AVENTUM 3, Komputer Gaming Paling Mumpuni dan Dikembangkan Komputer Pendeteksi Kematian.

Top