Dua Pria ini Rela Tukar Nyawa dengan iPhone 6S

Demi Dapatkan iPhone 6S,  Warga China Rela Jual Ginjal – Berkembangnya jenis smartphone canggih di seluruh penjuru dunia memang tidak dapat terkendali. Semakin canggih dan semakin mahal, itulah yang menjadi fenomena pasar pada industri teknologi yang ada. Hal ini menyebabkan begitu banyak masyarakat yang tertarik namun daya beli tidak mencukupi, hingga berujung pada kenekatan.

demi-dapatkan-iphone-6s-warga-china-rela-jual-ginjal

Seperti yang terjadi terhadap dua pria asal China ini. Ingin membeli iPhone 6s namun mereka tak memiliki cukup uang sehingga melakukan tindakan nekat. Tindakan tersebut bukan lagi merampok atau mencuri, namun mereka nekat menjual ginjalnya masing-masing demi mendapatkan smartphone besutan Apple tersebut.

Dikutip pada halaman detikINET dari China Daily, Kamis (17/09/2015), dua pria tersebut diketahui berkediaman Yangzhou, propinsi Jiangsu. Keduanya teridentifikasi bernama Hu dan Wuang. Kedua pria tersbut kedapatan hendak melakukan aksi nekat tersebut dikarenakan saran salah satu dari mereka yang bernama Wuang.

Dengan mencari informasi mengenai penjualan ginjal ilegal melalui internet, keduanya telah mendapatkan agen dan dimintanya untuk melakukan pemeriksaan diri di sebuah Ruamah Sakit.

Namun, ternyata pada saat yang dijanjikan agen tersebut tidak muncul, kemudian Hu mengurungkan niat untuk mempertaruhkan nyawanya demi sebuah gadget dan meyakinkan rekannya untuk melakukan hal yang sama. Namun Wuang hingga kini telah dikabarkan melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya.

Kasus serupa, sebenarnya telah pernah terjadi di China pada tahun 2013 lalu. Seorang pelajar berusia 17 tahun kedapatan membeli sebuah gadget iPhone dan iPad dengan menjual ginjalnya.

Ternyata pengaruh dari kecanggihan teknologi bukan hanya berdampak pada faktor kriminalitas saja, namun hingga seseorang yang rela menyakiti dirinya sendiri bahkan rela mempertaruhkan nyawa hanya demi mendapatkan sebuah gadget.

Kemajuan teknologi yang semakin canggih ini juga dapat dengan mudah memberikan dampak buruk untuk mempengaruhi seseorang  bertindak nekat tanpa memikirkan resiko-resiko yang akan diterimanya demi memuaskan keinginannya mengikuti perkembangan dari teknologi yang begitu cepat ini.

Nampaknya memang harus ada sosialisasi mengenai hal-hal terkait agar dikemudian hari tidak akan terjadi lagi hal yang sama dan masyarakat akan meghadapi kemajuan yang sangat pesat ini dengan pemikiran yang cerdas. Baca juga Media Sosial Penyebab Depresi pada Remaja dan Dikembangkan Komputer Pendeteksi Kematian

Top