Dominasi Samsung Mulai Tergusur di Indonesia

Dominasi Samsung Mulai Tergusur di Indonesia – Perusahaan riset di bidang teknologi yaitu Counterpoint Technology Market Research belum lama ini merilis data yang mengumumkan hasil penjualan smartphone di kuartal kedua 2015 untuk pasar Indonesia. Perusahaan yang bermarkas di Hong Kong tersebut, melakukan perhitungan antara segmen feature phone dan smartphone sehingga diperoleh data hasil penjualan ponsel di Indonesia.

Dominasi Samsung Mulai Tergusur di Indonesia

Dilansir dari Techinasia, Sabtu (19/9/2015), vendor lokal Evercoss berhasil menempati posisi pertama di segmen feature phone dengan proporsi pasar sebanyak 18,5 persen. Untuk tempat kedua, raksasa smartphone dari Korea Selatan, Samsung, berhasil merebut pangsa pasar sebesar 16,5 persen, disusul Microsoft di posisi ketiga dengan pangsa pasar sebesar 9,6 persen. Vendor lokal lainnya seperti Mito, juga memperoleh poin sebesar 7,6 persen, diikuti vendor lokal lainnya yaitu Advan dengan pangsa pasar sebesar 7,3 persen.

Lalu untuk kategori smartphone, Samsung masih kokoh memimpin di peringkat pertama dengan total pangsa pasar sebanyak 24,2 persen. Diikuti dengan Evercoss yang terus menebarkan ancaman untuk Samsung, dengan pangsa pasar sebanyak 14,3 persen, di tempat ketiga ada Advan yang berhasil mendapat pangsa pasar sebesar 11 persen, ditutup Smartfren sebesar 10,4 persen dan Asus di peringkat lima dengan pangsa pasar sebesar 8,8 persen.

Berdasarkan rilis dari Counterpoint, untuk pasar handphone secara keseluruhan di Indonesia baik dari smartphone dan feature phone, pasar Samsung kian tergusur oleh vendor-vendor lokal, padahal awalnya Samsung berhasil membukukan pangsa pasar sebanyak 32,9 persen di kuartal pertama tahun 2015. Untuk kuartal kedua tahun 2015, Samsung mengalami jumah penurunan yang cukup signifikan menjadi 24,2 persen.

Hal tersebut dikarenakan semakin ramainya merk-merk smartphone, yang terus menghujani pasar Indonesia terutama di kelas menengah, yang kini semakin sesak oleh vendor-vendor lokal. Padahal beberapa periode belakangan, Samsung mendominasi segmen smartphone kelas menengah. Namun karena kehadiran samartphone seperti Asus, Oppo, Xiaomi, Huawei, dan lain sebagainya, kini posisi Samsung di segmen menengah benar-benar tergusur. Meski pada segmen smartphone masih menempati posisi pertama, namun dikabarkan penjualan Samsung terus mengalami penurunan. Perlu rencana strategis dari Samsung untuk tetap menjadi penguasa pasar smartphone di Indonesia, jika tidak ingin bernasib sama seperti Nokia. Baca juga Smartfren dan LG Bersama-sama Ciptakan Modem 4G LTE dan Xiaomi Secara Khusus Hadirkan Redmi 2 Prime ke Indonesia.

 

Top