Apple Menang Lawan Samsung Terkait Paten Fitur AutoCorrect dan Lock Screen

Apple Menang Lawan Samsung Terkait Paten Fitur AutoCorrect dan Lock Screen – Hubungan Samsung dengan Apple adalah ibarat dua rival yang terus bermusuhan dan jarang terlihat akur. Selain sama-sama raksasa di bidang teknologi yang cukup disegani, keduanya pun sering berseteru di meja hijau, terkait hak paten yang diperebutkan keduanya.

Apple Menang Lawan Samsung Terkait Paten AutoCorrect dan Lock Screen

Info terbaru, Apple akhirnya memenangkan duel sengit lawan Samsung terkait dengan hak cipta dari fitur Lock Screen dan AutoCorrect. Dengan hasil pemenangan hak paten Lock Screen dan AutoCorrect oleh perusahaan pimpinan Tim Cook tersebut, menandakan bahwa Apple memiliki keleluasaan untuk menggunakan Lock Screen dan AutoCorrect. Dengan kemenangan Apple di meja hijau, kabarnya Apple akan melarang produsen lain untuk menyematkan fitur Lock Screen dan AutoCorrect, dan Apple akan memegang paten yang sah secara hukum tersebut.

Putusan pengadilan menyatakan bahwa Apple mempunyai alasan yang kuat untuk meminta Samsung berhenti menggunakan fitur-fitur yang diklaim Apple merupakan ciptannya. Samsung harus segera berhenti untuk menggunakan fitur-fitur yang bahkan sudah terkenal di kalangan pengguna gadget buatan Samsung seperti, -slide to unlock-, keyboard AutoCorrect, dan Quicklinks dalam pesan teks Samsung. Opsi lainnya jika Samsung tak mau berhenti menggunakan fitur-fitur tersebut, maka Apple mewajibkan Samsung untuk membayar uang yang tak sedikit untuk penalty. Dan jika tak mau keduanya, maka Samsung harus siap-siap untuk mendapatkan sanksi yang memberatkan, karena dinilai telah melanggar hukum.

Dengan keputusan pengadilan tersebut tentunya akan membuat Samsung berada dalam masalah besar. Mengingat saat ini Samsung sudah mengeluarkan banyak produk smartphone, phablet, maupun tablet yang disertai fitur -slide to unlock- yang biasa digunakan untuk membuka layar smartphone dari Samsung. Selain itu saat ini fitur seperti AutoCorrect di papan tombol Samsung juga sudah tersedia di banyak varian produknya. Dengan berbagai macam hal di atas akan turut mempengaruhi keputusan Samsung, apakah akan mematuhi peraturan tersebut atau tidak. Samsung sendiri juga masih memiliki kesempatan untuk mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut, mengingat keputusan pengadilan saat ini belum seratus persen final. Baca juga Pengguna Samsung Dinilai Lebih Loyal dan Penjualan Samsung Salip Apple.

 

Top