Apple Dituduh Propaganda Homoseksual

Ciptakan Emoji Sesama Gender, Apple Kena Masalah – Aneka macam, bentuk, jenis dan rupa sebuah emoji pada perangkat gadget tentunya sudah bukanlah hal yang aneh. Tujuan dari penciptaan emoji tersebut tak lain adalah untuk memberikan sentuhan hidup atau ekspresif pada percakapan (chatting). Namun bagaimana jika sebuah emoji dapat membuat salah satu pihak diselidiki polisi, seperti yang dialami oleh Apple?

ciptakan-emoji-sesama-gender-apple-kena-masalah

Apple diselidiki oleh Polisi di wilayah Rusia atas tuduhan yang tertuju pada perusahaan yang menyatakan promosi “propaganda homoseksual”. Hal tersebut diawali dengan adanya penawaran sebuah emoji yang menggambarkan pasangan serta orang tua sesama jenis pada platform iOs.

Seperti kutipan yang diambil dari laporan Digital Trends, Rabu (30/09/2015), yang menyatakan bahwa polisi setempat di wilayah Kirov Rusia memulai penyelidikan terhadap Apple atas emoji sesama jenis setelah dikeluhkan seorang pengacara. Apple dikabarkan melanggar hukum 2013 yang melarang adanya promosi homoseksual bagi anak di bawah umur.

Apabila nantinya Apple dinyatakan bersalah, maka pihak Apple akan dikenai sanksi berupa denda sebesar USD15.260. Sementara itu, pada bulan April lalu telah diketahui bahwa perwakilan dari St. Petersburg Vitaly Minolov mendesak badan hak konsumen Rusia agar melarang iOs 8 diluncurkan apabila tidak menciptakan iOs tanpa emoji LGBT atau dengan stiker advisory.

Pada tahun lalu, Minolov juga telah menyatakan bahwa produk dari Apple harus dilarang beredar di pasar Rusia karena CEO Apple, Tim Cook merupakan seorang penganut homoseksual (Gay). Emoji untuk pasangan sesama jenis yang dinyatakan sebagai propaganda homoseksual tersebut adalah bagian dari list Unicode Emoji Subcommittee yang dikenalkan oleh Apple terhadap pengguna iOs 6.

Hal sama ternyata juga dilakukan Apple pada platform iOs 8.3 yang memberikan emoji sebuah keluarga dengan pasangan orang tua sesama jenis.

Pemerintah Rusia akan mulai bertindak tegas terhadap perusahaan Apple tersebut. Apabila memang Apple tidak membenahi hal ini, maka pihak Rusia benar-benar akan melarang Apple untuk beredar di negaranya.

Sejauh ini memang belum ada tanggapan dari pihak Apple sendiri, namun sebaiknya kita tunggu bagaimana Apple akan menyikapi kasus tersebut. Baca juga Apple Jadi Perusahaan Teknologi dengan Pendapatan Tertinggi dan 39 Aplikasi iOS di Apple App Store Terjangkit Malware

Top