Smartfren Komersilkan Jaringan 4G LTE Advanced

Smartfren Komersilkan 4G LTE Advanced Secara Nasional – Perusahaan telekomunikasi Smartfren secara resmi mengkomersilkan jaringan 4G LTE Advanced untuk skala nasional. Proses peresmian komersialisasi jaringan data super cepat itu dilakukan pada Rabu (19/8) kemarin.

smartfren-komersilkan-4g-lte-advanced-secara-nasional

Smartfren mengklaim bahwa teknologi 4G LTE Advanced akan menghadirkan akses data secara cepat dan memiliki cakupan area yang luas. CEO Smartfren Telecom, Paul Hodges mengatakan bahwa pihaknya menjadi perusahaan telekomunikasi Indonesia pertama yang mengkomersilkan teknologi 4G LTE Advanced di Tanah Air.

“Kami percaya 4G LTE Advanced membuka banyak kesempatan bagi pelanggan dan selanjutnya mempercepat pertumbuhan sektor industri teknologi informasi dan komunikasi sebagai tulang punggung bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” kata Hughes dalam keterangannya kepada awak media.

Dalam seremoni peluncuran jaringan 4G LTE Advanced secara nasional kemarin, Smartfren juga meluncurkan paket layanan internet Smartfren Limitless. Paket ini juga akan di-bundling dengan perangkat ponsel pintar dan router WiFi dari Smartfren. Perangkat smartphone dan router tersebut sudah dipasarkan mulai bulan Juli yang lalu.

Paket data Smartfren Limitless akan memberikan bonus kuota dua kali lipat setelah pelanggan melakukan pembelian paket internet di atas Rp 50 ribu per bulan hingga 31 Oktober 2015.

Dalam prosesnya, Smartfren Telecom telah menunjuk perusahaan teknologi Nokia dan ZTE sebagai produsen perangkat base transceiver station (BTS) untuk keperluan infrastruktur 4G LTE. Nokia akan menggarap BTS Smartfren untuk area Sumatera, Jabodetabek dan Jawa Barat. Sedangkan ZTE akan membangun infrastruktur di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur serta Kalimantan dan Sulawesi.

Smartfren sendiri mengadopsi teknologi 4G LTE dengan standar data FDD atau Frequency Division Douplex yang akan aktiv di frekuensi 850 MHz. Selain itu, Smartfren juga menggunakan teknologi TDD atau Time Division Douplex di frekuensi 2.300 MHz. Untuk TDD, Smartfren akan segera menggunakannya dalam waktu dekat.

Teknologi TDD memiliki karakter sangat cepat untuk keperluan download, namun untuk upload cenderung lebih lemah. Sementara FDD memiliki karakter akses download dan upload yang seimbang. Kedepannya, anak usaha Sinar Mas Group itu masih mempertahankan layanan CDMA untuk telepon, SMS dan juga internet. Baca juga Dolar Merajalela, Apple Bebaskan Reseller Naikkan Harga iPhone dan Besarnya Ukuran Megapiksel Bukan Hal yang Penting.

Top