Peneliti : Data Sidik Jari Android Mudah Dicuri

Peneliti : Data Sidik Jari Ponsel Android Rentan Dibobol – Seiring semakin berkembangnya teknologi ponsel, teknologi keamanan yang diluncurkan pun semakin beragam. Produsen gadget pastinya tidak ingin pengguna produknya kebobolan, sehingga data pribadi mereka akan dengan mudah diakses juga oleh pihak lain yang tak semestinya. Saking inginnya mereka memberikan rasa aman yang tinggi bagi para pengguna produknya, bahkan saat ini muncul sistem keamanan perangkat dengan pemindaian sidik jari.

sensor sidik jari pada android rentan dibobol

Mendengar sistem keamanan dengan sensor sidik jari, mungkin kita berpikir bahwa sistem tersebut akan sangat aman untuk melindungi data-data pada ponsel. Setiap orang pasti memiliki sidik jari yang berbeda. Gadget dengan sistem keamanan sidik jari, pastinya hanya bisa dibuka dengan sidik jari kepunyaan pemiliknya. Namun ternyata, anggapan tersebut telah terpatahkan.

Baru-baru ini, para peneliti menemukan bahwa data pemindai sidik jari di ponsel pintar ternyata rentan dicuri. Hal ini dikhususkan pada ponsel dengan OS Android. Temuan itu, tentunya menjadi celah yang berbahaya. Data sidik jari, jelas tidak seperti password yang bisa diubah. Maka celah tersebut menjadi meresahkan, apalagi jika sampai ke tangan yang tidak berhak. Adalah Yulong Zhang dan Tao Wei dari perusahaan keamanan FireEye, yang menemukan adanya celah tersebut. Tak sekedar omong kosong, para peneliti bahkan telah membuktikan temuannya itu, dengan sebuah demo singkat yang memperlihatkan proses meretas, dan mencuri data.

Proses peretasan yang dilakukan para peneliti menggunakan pemindai biometrik, yaitu sebuah pemindai yang mengidentifikasi seseorang melalui karakteristik fisiologisnya. Para peretas akan mencuri sidik jari pengguna Android melalui data biometrik penggunanya yang terekam di ponsel. Yulong Zhang dan Tao Wei sendiri menyebutkan, beberapa merk ponsel dengan sistem sidik jari, yang rentan dibobol. Dikutip dari situs Tech Radar, menurut para peneliti tersebut, beberapa jenis ponsel Android yang rentan akan peretasan sidik jari ini adalah HTC One Max dan Samsung Galaxy S5. Untungnya, para pengguna Android dapat melakukan hal serupa untuk melindungi data-data pribadi mereka. Cukup dengan memberikan kata sandi untuk data biometrik, sidik jari mereka dapat terlindungi dari para peretas. Lalu bagaimana dengan Apple, yang notabene merupakan rival Android dan memiliki sistem sidik jari?

Untuk yang satu ini, para pengguna Apple dapat bernapas lega. Sistem pengamanan Apple lebih aman. Data biometrik para pengguna Apple yang terekam dilindungi oleh sandi-sandi. Hal tersebutlah yang membuat peretas cukup kesulitan. Baca juga Runtastic Jadi Milik Adidas dan Microsoft Kucurkan Dana Rp1,3 Triliun untuk Uber.

Top