Diam-diam Memperbaiki Diri, Kini Google Glass “Lahir Kembali”

Google Glass Versi Baru Hadir Lebih Baik – Sekitar bulan April tahun lalu, Google meluncurkan wearable device berjuluk Google Glass. Melenggang di Indonesia dua minggu setelah resmi diluncurkan, Google glass dibanderol dengan harga hingga Rp. 20 juta. Namun perjalanan kacamata pintar ala Google ini, ternyata tak berjalan mulus. Kemunculan Google Glass mengundang banyak komentar. Ada yang bernada positif, namun banyak juga yang bernada sumbang. Google Glass edisi pertama menuai banyak kritik terkait privasi. Hal ini dikarenakan user bisa diam-diam merekam lingkungan sekitar. Setelah beberapa saat “mengguncang” dunia tekno, Google Glass pun seakan hilang ditelan bumi. Tapi jangan salah, diam-diam wearable device ini sedang memperbaiki diri.

Google Glass Versi Baru Hadir Lebih Baik

Memang tak banyak kabar soal “perbaikan diri” yang dilakukan Google untuk Google Glass. Tapi yang jelas, saat ini Google sedang mempersiapkan versi terbaru dari kacamata pintar ini Tak ingin menuai banyak komentar tak sedap lagi, Google pun menyematkan berbagai macam perbaikan untuk versi terbaru ini.

Sekitar enam bulan lalu, Google memang  menghentikan pengembangan versi pertama Google Glass sekaligus mengurungkan niat menjualnya untuk konsumer. Tapi Google menegaskan komitmennya untuk menciptakan versi anyar Google Glass. Kini, versi baru Google Glass sepertinya telah siap digunakan. Akan tetapi kini sasaran pasarnya adalah kalangan bisnis di industri seperti kesehatan, manufaktur atau energi. Mengingat akan digunakan di lingkungan bisnis bahkan kesehatan, maka bisa dibayangkan jika Google Glass versi baru digarap dengan begitu serius. Dengan begitu diharapkan,  kritikan pedas tidak akan mengemuka lagi. Lalu, seperti apa perbaikan yang dilakukan untuk Google Glass?

Menurut sebuah sumber terkait, Google Glass versi terbaru bakal memiliki performa yang lebih cepat. Hal tersebut dikarenakan adanya dukungan  prosesor Intel di dalamnya. Selain itu, daya tahan baterainya juga ditingkatkan menjadi dua jam. Walaupun secara spesifik Google Glass versi baru ditujukan bagi konsumen di sektor industri, namun bukan berarti Google sepenuhnya tidak berencana memasarkan Google Glass baru secara luas. Hanya saja, masih dibutuhkan waktu sekitar setahun sebelum versi untuk konsumen siap. Demikian seperti analisa yang ditulis di Wall Street Journal. Baca juga Harga Google Glass di Indonesia dan Google Translate Kini Bisa Dipakai Offline.

 

 

Top