Tombol Panik yang Canggih Lengkapi Uber

Uber Hadirkan Fitur Canggih SOS – Belakangan ini, salah satu nama yang sedang ramai diperbincangkan adalah Uber. Nama yang satu itu merupakan perusahaan rintisan dan perusahaan jaringan transportasi asal San Francisco, California. Uber menciptakan aplikasi bergerak yang menghubungkan penumpang dengan sopir kendaraan sewaan serta layanan tumpangan. Namun kehadiran layanan tersebut, memang cukup menuai protes. Uber dianggap mematikan “lahan” para pengemudi taksi diluar perusahaannya. Namun walaupun begitu, nyatanya Uber tetap pede untuk terus meningkatkan performa layanannya. Untuk para pelanggannya di Indonesia, Uber mengatakan bakal menambahkan tombol panik atau tombol SOS.

uber sediakan teknologi canggih untuk indonesia

Keberadaan tombol SOS pada armada milik Uber, sebelumnya telah diaplikasikan di wilayah India. Kemunculan tombol SOS ini, bukan tanpa sebab. Uber menyediakan tombol panik pertama kali di India pada Februari 2015. Hal itu dilatarbelakangi pemerkosaan yang dilakukan pengemudi kepada penumpang perempuan di New Delhi, pada akhir 2014.Regional Security and Safety Lead Uber Asia Pacific, Leslie Yu mengatakan, fitur canggih tersebut juga bakal didatangkan di semua kota tempat Uber beroperasi di Indonesia. Kapan?

“Akan datang secepatnya. Kami tidak bisa ungkap tanggal pastinya,” ujar Leslie dalam jumpa pers di Jakarta.

Leslie menjelaskan, tombol yang ia sebut sebagai SOS button itu,  terhubung dengan aparat kepolisian local. Pihak kepolisiaan bakal melakukan gerak cepat, ketika terjadi sesuatu tak diinginkan. Lebih dari itu, tombol ini juga menghubungkan pengguna dengan lima orang teman yang telah didaftarkan. “Jika terjadi sesuatu dan pengguna menekan tombol panik maka lima orang teman akan tahu lalu polisi bisa bertindak cepat,” ujar Leslie.

Keberadaan teknologi cerdas itu, diharapkan dapat membantu menekan angka kriminalitas yang terjadi di kendaraan umum. Seperti yang kita ketahui, pelecehan seksual di kendaraan umum, belakangan ini marak terjadi di Indonesia. Kawan begawei pasti masih ingat bahwa belum lama ini, seorang karyawati di Jakarta, diperkosa sopir, saat perjalanan pulang menggunakan angkot di malam hari.

Uber sendiri telah memasuki pasar Indonesia pada Agustus 2014 dengan kantor representatif di Pacific Place, Kawasan Niaga Terpadu Sudirman, Jakarta. Secara global mereka telah beroperasi di 328 kota di 58 negara. Baca juga Jutaan “Pengguna” Instagram Adalah Robot dan Transaksi Perbankan Dilakukan dengan Melakukan Foto Selfie.

Top