Sang Pahlawan Nintendo Tutup Usia

CEO Nintendo Meninggal Dunia Karena Kanker – Kawan Begawei mengenal Nintendo? Perusahaan game yang didirikan 23 September 1889 di Kyoto, Jepang itu, pada awalnya memproduksi permainan kartu Jepang. Saat ini, Nintendo memang berkembang dengan begitu pesat. Namun kabar duka, baru saja datang dari perusahaan tersebut. CEO dan Presiden Nintendo Satoru Iwata dikabarkan telah meninggal dunia pada usia 55 tahun. The Verge mengabarkan, jika Iwata meninggal karena penyakit kanker saluran empedu.

CEO Nintendo meninggal dunia

Lumayan sering absen di gelaran game akhir-akhir ini, menyeruakkan kabar bahwa penyakit yang ada pada tubuh Iwata, sudah bersarang lama. Namun pada tahun lalu, ia menjalani operasi pengangkatan tumor di empedunya. Operasi itu bahkan kabarnya berjalan sukses. Tapi nyatanya, takdir berkehendak lain. Itawa harus tutup usia, di umur yang tergolong belum tua. Namun selama hidup dan kariernya, CEO Nintendo itu, punya track record yang baik di perusahaan game besar itu. Bahkan, Iwata disebut sebagai figur yang mampu mengembalikan kesuksesan Nintendo, utamanya di ranah mobile gaming.

Saturo Iwata lahir pada 6 Desember 1959. Ia mulai berkarier di Nintendo pada awal 1980-an. Pada saat itu, ia berada pada posisi programmer. Pada 2002, ia resmi menjabat posisi tertinggi di Nintendo, yakni sebagai CEO Nintendo. Iwata menggantikan CEO sebelumnya, Hiroshi Yamauchi. Dalam perjuangannya mengembalikan kejayaan Nintendo, Iwata meluncurkan konsol Wii yang sukses di pasaran, serta Nintendo DS untuk lini mobile gaming. Keduanya merupakan terobosan yang sangat yahud di dunia game.

Iwata juga membawa Nintendo kembali meraupuntung setelah merugi selama empat tahun. Di tahun fiskal 2014 lalu Nintendo mengumumkan laba usahanya sebanyak 208 juta dollar atau setara Rp 2,7 triliun. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan pesat setelah tahun sebelumnya Nintendo merugi 390 juta dollar AS atau setara Rp 5,1 triliun. Secara keseluruhan, laba bersih perusahaan tahun ini 350 juta dollar AS atau Rp 4,5 triliun. Sebelumnya, Iwata beserta pucuk-pucuk pimpinan Nintendo lainnya juga sempat merelakan gajinya dipangkas akibat penjualan konsol Nintendo yang tidak memenuhi target. Atas banyak prestasi dan pengorbanan yang dilakukannya itu, maka tak berlebihan jika Iwata disebut sebagai sang pahlawan bagi Nintendo.

Selain tugas eksekutifnya, Iwata juga sangat akrab dengan para gamer. Hal ini dikarenakan, Iwata sering muncul di saluran Nintendo Direct milik perusahaan, dengan acara “Iwata Asks”. Acar tersebut menampilkan wawancaranya dengan para pengembang game.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Nintendo belum memberikan konfirmasi terkait siapa yang akan menggantikan posisi Iwata. Tapi yang jelas, dunia game berduka atas kepergiannya. Rest in peace, Iwata….! Baca juga Acer Siapkan Tablet Predator 8 Khusus untuk Para Gamer dan Pengguna Windows Phone Bisa Kembali Nikmati Game Ular Legendaris Nokia.

Top