Ridwan Kamil : Perusahaan “Startup” Bisa Berkantor Gratis di Bandung Teknopolis

Perusahaan Startup Bisa Berkantor Gratis di Bandung Teknopolis – Kota Bandung pada era kepemimpinan Ridwan Kamil, selaku Wali Kota Bandung sepertinya akan menjadi kota yang makin berkembang dalam urusan teknologi. Setelah meluncurkan terobosan baru yaitu aplikasi tombol darurat mengenai keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kini Ridwan Kamil meluncurkan terobosan lain, yang mana pada salah satu daerah di kota Bandung yaitu di Gedebage, Bandung Timur akan didirikan Bandung Teknopolis. Di mana Bandung Teknopolis tersebut adalah sebuah gedung khusus untuk perkantoran perushaan startup (rintisan digital) yang dapat digunakan secara gratis.

Perusahaan Startup Bisa Berkantor-Gratis di Bandung Teknopolis

Perusahaan startup bisa kontrak gratis selama tiga tahun,” ujar Ridwan usai jumpa pers IDByte dan Bubu Awards, seperti dilansir KompasTekno, Rabu (8/7/2015) di Kampus Binus JWC, Senayan.

Ridwan Kamil menyatakan bahwa, generasi muda haru dipermudah dalam pengembangan teknologi kreatif melalui perusahaan startup ini. sebab, di era teknologi yang semakin mapan ini startup akan menjadi alat untuk memangkas berbagai masalah perkotaan.

“Yang penting anak muda mah kerja, berinovasi. Nanti kalau sudah ada hasilnya, sudah untung, baru kita perlakukan seperti bisnis lain,” ucap Ridwan.

Bandung Teknopolis yang kini masih dalam tahap pengembangan, rencananya akan mulai beroperasi mulai tahun depan. Pada pekan ini, akses tol dari Jakarta langsung ke “Silicon Valley”-nya Indonesia atau sebutan dari Bandung Teknopolis ini akan resmi dibuka. Selain itu nantinya, akan terdapat akses transportasi lain yaitu kereta cepat dari stasiun Cawang, Jakarta, ke stasiun Teknopolis akan di persiapkan.

Dikatakan oleh Ridwan, akses transportasi tersebut hanya membutuhkan waktu 30 menit saja dari Jakarta ke Bandung Teknopolis atau sebaliknya. Ia juga mewacanakan bahwa Bandung Teknopolis yang menempati lahan seluas 800 hektar akan menjadi kawasan berbasis teknologi. Di mana kawasan tersebut sangat kondusif untuk kegiatan bisnis, bermain, nongkrong dan belajar. Nantinya diharapkan berbagai perusahaan teknologi besar semacam Marvel, Google, Facebook, dan lain sebagainya hingga perusahaan startup kecil yang baru berkembang dapat menjadi satu dan bisa berkolaborasi.

Diketahui untuk mewujudkan Bandung Teknopolis ini, Pemkot Bandung membutuhkan biaya hingga 100 triliun dengan waktu pengerjaan sampai dengan 10 tahun. Selain mengandalkan APBD, Pemkot Bandung juga melibatkan delapan pengembang swasta. Baca juga Tombol Panik untuk Masyarakat Bandung Sudah Bisa Diunduh di Play Store dan Smartfren Sukses Jual Smartphone Andromax 4G Series Hingga 80.000 Unit.

Top