Intel dan Micron Perkenalkan Memori 1.000 Kali Lebih Cepat Dibanding SSD Saat ini

Intel dan Micron Perkenalkan 3D XPoint – Perkembangan teknologi pada media penyimpanan yang kian pesat membuat dua perusahaan teknologi ternama, Intel dan Micron menciptakan teknologi baru yang lebih baik. Pada hari, Rabu (29/7/2015) kemarin, Intel dan Micron memperkenalkan sebuah teknologi memori baru yang disebut dengan 3D Xpoin (dibaca: 3D cross-point). Disebutkan bahwa dengan teknologi baru tersebut akan membuat memori dapat digunakan sebagai RAM komputer maupun sebagai SSD. Kedua perusahaan tersebut menyatakan bahwa teknologi canggih pada sebuah memori tersebut merupakan sebuah terobosan besar dalam dunia teknologi memori komputer, setelah memori NAND Flash di tahun 1989.

Intel dan Micron Perkenalkan Memori 1.000 Kali Lebih Cepat Dibanding SSD Saat ini

Teknologi baru 3D XPoint ini memang memiliki kecepatan membaca dan menulis data ribuan kali lebih cepat dan memiliki ketahanan yang lebih handal dibandingkan dengan jenis memori berteknologi NAND Flash yang digunakan oleh Hardisk SSD saat ini. Selain itu, 3D Xpoint juga memiliki kepadatan yang lebih tinggi. Dengan hal tersebut berarti dengan memiliki ukuran sama, maka memori yang menggunakan teknologi ini dapat memuat data lebih banyak. Namun menariknya lagi, 3D Xpoint ini juga diklaim menggunakan daya listrik yang sama seperti jenis memori dengan teknologi NAND Flash. Selain itu dari sisi harga diklaim tidak jauh berbeda.

Marc Durcan, CEO Micron sendiri menyebutkan bahwa 3D XPoint merupakan teknologi yang jauh berbeda dengan teknologi 3D Flash yang digunakan pada produk SSD terbaru Micron.

Rob Crooke, selaku Vice President Intel pun menyatakan bahwa saat ini teknologi 3D XPoint masih menggandalkan PCI Express (PCIe) untuk dapat terhubung dengan sebuah komputer. Dengan hal tersebutlah membuat memori yang memiliki teknologi 3D Xpoin dapat menghasilkan performa tinggi melebihi SSD. Meski begitu tanpa PCIe, 3D Xpoin tetap memiliki  kecepatan potensial yang lebih baik dari PCIe itu sendiri.

Dengan adanya performa super pada sebuah memori maka akan memberikan pengalaman baru dalam menggunakan komputer. Hal ini sangat terasa apabila teknologi ini diterapkan pada sebuah komputer dengan keperluan game tinggi. Saat ini, 3D XPoint sendiri masih dalam tahap produksi. Rencananya tahun depan baru akan dilaksanakan tahap uji coba. Baca juga Windows 10, Windows Terbaik Sepanjang Sejarah dan Google Translate Perkaya Amunisinya dengan 20 Bahasa Tambahan.

Top