Akhir 2015, Tri Baru Luncurkan Layanan 4G LTE Terbaru

Tri Baru Luncurkan Layanan 4G LTE Terbaru pada Akhir 2015 – Beberapa saat lalu, Pemerintah Indonesia melalui Menkominfo menyatakan bahwa layanan 4G LTE tahap kedua yang baru yakni pada frekuensi 1.800 Mhz sudah dapat dihidupkan mulai bulan Juli 2015 ini. Seluruh operator seluler di Indonesia pun sudah bersiap untuk menghadirkan layanan internet tercepat saat ini pada sejumlah kota-kota tertentu di Indonesia. Salah satu operator yang siap yakni Hutchison 3 Indonesia (Tri) yang telah mendeklarasikan 4G LTE di frekuensi 1.800 Mhz tersebut, namun nyatanya operator seluler yang merupakan anak perusahaan dari Hutchison Whampoa tersebut belum akan membukanya secara komersil. Rencananya Tri baru akan mengkomersialisasikan layanan 4G LTE tersebut pada akhir tahun 2015 ini.

Tri Baru Luncurkan Layanan 4G LTE Terbaru pada Akhir 2015

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Raden Tofan Saifudin Akbar, selaku GM Customer Experinence Management Tri yang mengatakan bahwa, mereka akan menunggu proses penataan layanan 4G LTE pada frekuensi 1.800 Mhz terlebih dahulu agar selesai seluruhnya. Jika hal tersebut sesuai jadwal, maka proses tersebut akan selesai pada 23 November 2015 di Jakarta. Maka dari itu Tri baru akan meluncurkan layanan 4G LTE terbaru pada akhir tahun 2015 mendatang.

Tofan mengatakan bahwa pihaknya tidak akan telat menerapkan layanan 4G LTE di Indonesia meskipun operator lainnya sudah memulai terlebih dahulu. Menurutnya, walaupun teknologi tersebut sudah diterapkan namun karena umur teknologi tersebut masih tergolong baru maka dari sisi pelanggan masih membutuhkan waktu untuk mengadopsi perangkat yang sesuai, seperti dengan layanan 3G sebelumnya. Mengenai penerapan di akhir tahun tersebut, Tri mengatakan akan memilih beberapa daerah yang potensial, salah satunya adalah Banjarmasin.

Kami yakin gak akan telat. Network kami pun sudah siap 4G semua, cuma tinggal hardware enable saja. Selain itu, nanti saat kita mau launching 4G mesti ada re-configure lagi dengan operator lain,” ujar Tofan.

“Kami cek dulu banyak pemakai ponsel 4G banyak atau tidak. Di jaringan kami bisa terdeteksi apakah pengguna pakai 4G atau tidak, jadi kami bisa hitung kota mana yang banyak pemakainya,” imbuhnya.

Komersialisasi yang akan dilakukan oleh Tri tersebut pun tidak akan dilakukan secara serentak, melainkan secara bertahap. Baca juga Samsung Berencana Akan Melengkapi Galaxy Note 5 dan Transaksi Perbankan Dilakukan dengan Melakukan Foto Selfie.

Top