Yeyyy…! DM Twitter Tak Lagi Terbatas 140 Karakter

DM Twitter Tak Lagi Terbatas 140 Karakter – Kawan Begawei pasti sudah tak asing lagi dengan Twitter. Ya…! Salah satu media sosial itu, memang begitu populer di berbagai kalangan. Namun menurut kawan Begawei, apa yang kurang dari Twitter? Kalau bicara soal kekurangan, keterbatasan karakter memang bisa dibilang menjadi salah satu yang membatasi ekspresi pengguna. Namun justru itulah ciri khas yang membedakan Twitter dengan jejaring sosial lainnya. Tak hanya membatasi “kicauan” pengguna dengan 140 karakter, fitur pengiriman pesan langsung alias direct message (DM) pun, dibatasi dengan jumlah karakter yang sama. Namun tidak mulai Juli mendatang.

Twitter hapus kebijakan 140 karakter pada DM

Seperti diberitakan oleh AndroidAuthority, Twitter disebut bakal segera menghapuskan batasan 140 karakter untuk fitur DM mulai bulan depan. Kawan Begawei pasti setuju, jika DM cenderung membutuhkan lebih banyak kata untuk berekspresi, sehingga komunikasi akan lebih maksimal. Dengan perubahan kebijakan itu, maka diharapkan pengguna akan bisa lebih betah untuk berkomunikasi secara pribadi dengan pengguna lain, melalui direct message. Lantas, kira-kira akan sebanyak apa karakter yang nantinya ditambahkan untuk penggunaan direct message (DM)? Atau karakternya justru bakal unlimited alias tanpa batas?

Untuk yang satu itu, Twitter memang belum menjelaskan secara detil apakah ini berarti karakter pada DM tak terbatasAtau, apakah Twitter bakal menetapkan batasan karakter yang lebih banyak, diatas 140 namun tetap berbatas. Yang jelas, saat ini pembaruan Twitter baru berlaku untuk para pengembang.

Dengan gempuran berbagai macam jejaring sosial lain, Twitter memang sedang beruaya untuk tetap eksis, termasuk dengan memaksimalkan penggunaan direct message (DM). Sebelumnya, dalam upaya untuk mempopulerkan penggunaan DM, Twitter mengembangkan fungsi DM untuk diskusi berkelompok. Hal ini sudah dilakukan di beberapa layanan messaging populer lainnya seperti WA, Line dan BBM.

Selain itu, berbagai macam perbaikan juga terus dilakukan. Diantaranya adalah dengan pemerangan bullying dan pornografi. Mereka tak ingin pengguna setianya kabur, karena content yang mengganggu. Manurut data Twitter, pada akhir kuartal pertama tahun 2015 ini, pengguna Twitter sudah mencapai angka 302 juta pengguna. Angka lebih dari 300 juta tersebut merupakan sebuah peningkatan sebanyak 18 persen dibandingkan dengan pengguna Twitter pada periode yang sama tahun lalu. Baca juga Postingan Porno Membuat Twitter Merugi dan Google Bakal Beli Twitter.

 

Top