Yahoo Tutup Layanan Yahoo Maps

Yahoo Tutup Layanan Pemetaan Yahoo Maps – Perusahaan teknologi Yahoo akhirnya menutup layanan pemetaan Yahoo Maps setelah delapan tahun beroperasi. Meski telah menghentikan operasional Yahoo Maps, namun Yahoo tidak ‘membunuh’ teknologi pemetaan itu secara total.

yahoo-tutup-layanan-pemetaan-yahoo-maps

Pimpinan arsitek Yahoo, Amorz Maimon, menyatakan bahwa penghentian operasional Yahoo Maps memang disesuaiakn dengan strategi pasar dan prioritas Yahoo di dunia teknologi informasi.

“Keputusan ini bertujuan untuk menyelaraskan sumber daya dengan prioritas Yahoo, mengingat bisnis kami telah berevolusi sejak Yahoo Maps diluncurkan delapan tahun silam,” ujar Maimon, seperti dikutip dari blog resmi Yahoo pada Kamis, (4/6) kemarin.

Meski telah berhenti beroperasi, namun layanan pemetaan Yahoo Maps masih bisa ditemukan dalam konteks Yahoo Search dan beberapa properti lain seperti Flickr.

Beberapa analis dunia teknologi menilai penutupan Yahoo Maps ini merupakan efek dari semakin ketatnya persaingan di industri peta digital. Layanan Yahoo Maps memang bisa dibilang kalah pamor jika dibandingkan dengan aplikasi-apliksi pemetaan lainnya, sebut saja Google Maps yang masih menjadi raja dalam hal peta digital. Belum lagi ditambah layanan milik Apple yang telah didukung dengan fitur canggih.

Dampak persaingan dunia teknologi digital yang semakin ketat sebenarnya tak hanya menimpa Yahoo saja. Baru-baru ini, Nokia juga telah menjual layanan pemetaan HERE kepada perusahaan lain.

Selain layanan Yahoo Maps, ternyata Yahoo juga menutup beberapa layanan lain. Seperti telah diberitakan sebelumnya, Yahoo juga akan segera menutup layanan Yahoo Music di Perancis dan Kanada pada pertengahan Juni 2015 ini. Setelah itu, layanan lainnya seperti Yahoo Movies di Spanyol juga akan dimatikan.

Tak hanya sampai disitu saja, kabarnya Yahoo juga akan segera menghentikan operasional Yahoo TV di Inggris, Perancis, Jerman, Italia dan juga Kanada. Aksi ‘bersih-bersih’ Yahoo ini konon merupakan dampak dari semakin terpuruknya Yahoo. Dalam beberapa tahun belakangan, perusahaan yang dipimpin oleh Marissa Meyer ini memang dikabarkan sering mengalami kerugian yang cukup besar. Baca juga Aplikasi Popcorn Buzz Bisa Telepon 200 Orang Bersamaan dan Tablet Khusus Bagi Fans Real Madrid.

Top