Xiaomi Ingin Buka Cabang Bisnis Baru

Xiaomi Berencana untuk Terjun ke Bisnis Peminjaman Modal – Xiaomi terus melebarkan sayap bisnisnya. Setelah membuka online shop yang khusus menjual asesoris ponsel di Amerika Serikat dan Eropa, kali ini perusahaan asal Tiongkok tersebut berencana membuka satu lagi cabang bisnis baru. Namun kali ini bisnis baru Xiaomi tersebut tidak berhubungan dengan dunia smartphone.

xiaomi-berencana-untuk-terjun-ke-bisnis-peminjaman-modal

Baru-baru ini, sebuah kabar yang cukup mengejutkan datang dari Xiaomi. Jika biasanya Xiaomi selalu dikaitkan dengan ponsel pintar atau gadget jenis baru, maka kali ini kabar terbaru mengenai Xiaomi sama sekali tak ada hubunganntya dengan smartphone ataupun gadget varian baru. Seperti dikutip dari Beijing Business Today pada Selasa (23/6), Xiaomi berencana untuk berkecimpung ke dalam bisnis keuangan, tepatnya adalah bisnis pemberian kredit atau pinjaman.

Menurut laporan tersebut, Xiaomi dikabarkan telah berinvestasi sebesar 50 juta USD, atau sekitar Rp 665 miliar. Dana yang diinvestasikan oleh Xiaomi tersebut akan digunakan untuk mengembangkan bisnis peminjaman modal yang telah digagas manajemen Xiaomi. Dengan investasi yang cukup besar tersebut, Xiaomi akan memberikan fasilitas kredit hingga mencapai 30 ribum RMB, atau sekitar 64 juta rupiah. Canggihnya lagi, Xiaomi juga akan membuat aplikasi agar proses pengajuan kredit bisa dilakukan dengan melakukan smartphone Android  racikan Xiaomi.

Bisnis baru Xiaomi ini diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang. Untuk target terdekat, Xiaomi memproyeksikan sekitar 4 triliun rupiah dana pinjaman kepada kreditur sampai dengan akhir tahun 2015. Selanjutnya, pada tahun 2017 jumlah pinjaman pun akan ditingkatkan hingga mencapai 75 miliar RMB atau setara dengan 161 triliun rupiah.

Meski ini masih sebatas wacana, rencana bisnis keuangan Xiaomi memang telah membuat kehebohan tersendiri di kalangan perusahaan gadget dunia. Beberapa waktu yang lalu, pihak Xiaomi memang pernah mengutarakan keinginan untuk memperlebar ruang lingkup bisnisnya. Walaupun belum memberikan konfirmasi resmi mengenai rencana terjun ke bisnis keuangan, namun motivasi Xiaomi untuk mengembangkan bisnis perusahaan di luar bisnis mobil memang telah diketahui publik. Baca juga WhatsApp Dinilai Terburuk dalam Pengamanan Privasi Pengguna dan Venice, BlackBerry Rasa Android.

Top