Windows 10 Bakal Dijual Lewat USB Flashdisk

Windows 10 Bakal Dijual Lewat USB Flashdisk – Beberapa saat lagi, Microsoft akan resmi meluncurkan sistem operasi terbaru andalan mereka yaitu Windows 10. Kabarnya dalam menjual produk sistem operasi terbarunya kali ini mereka akan menggunakan cara baru, yang mana belum pernah dilakukan pada penjualan sistem operasi Windows versi sebelumnya. Ternyata Windows 10 terbaru ini selain dijual dalam bentuk kepingan DVD dan via Online, Microsoft juga menyediakan penjualan dalam versi lain yakni menggunakan perangkat USB Flashdisk.

Windows 10 Bakal Dijual Lewat USB Flashdisk

Informasi tersebut didapatkan dari laman WinFuture.de yang menyatakan bahwa, Microsoft memang akan langsung menjual dua versi Windows 10 yakni versi Home dan Professional dalam bentuk USB Flashdisk.

Menariknya, dalam penjualan yang berbeda dari sistem operasi Windows sebelumnya tersebut dikabarkan Microsoft juga langsung menyediakan file instalasi yang terdiri dari 2 versi bit, yakni veri 32 bit dan 64 bit di dalam paket penjualan lewat USB Flashdisk tersebut. Tentu saja dengan penjualan seperti ini akan memberikan kemudahan bagi pengguna untuk langsung memilih versi Windows 10 yang diinginkan untuk diinstal di perangkat komputer yang dimiliki.

Sekedar informasi, Windows 10 sendiri akan secara resmi dirilis pada bulan depan tepatnya 29 Juli 2015 mendatang. Sama seperti beberapa versi sistem operasi Windows sebelumnya, Windows 10 ini juga tersedia dalam dua versi yakni Windows 10 Home dan Windows 10 Professional.

Untuk informasi harganya, dikabarkan bahwa Windows 10 Home akan dibanderol dengan harga US$ 199 atau setara dengan Rp1,6 juta. Sedangkan Windows 10 Professional dibanderol dengan harga US$ 199 atau setara dengan Rp2,6 juta.

Sebelumnya dikabarkan bahwa semua pengguna sistem operasi Windows versi sebelumnya yakni Windows 7 dan Windows 8.1 dapat melakukan update ke Windows 10 secara gratis. Bahkan bagi pengguna bajakan sekalipun, meskipun hanya diberikan waktu 1 tahun penggunaan saja. Pastinya selepas masa penggunaan 1 tahun gratis secara penuh tersebut pengguna harus membeli lisensi terbaru dengan harga retail. Namun tidak diketahui apakah harga yang di banderol akan sama atau tidak dengan harga aslinya. Baca juga Pasukan Angkatan Laut AS Belum Meninggalkan Windows XP untuk Keperluan Operasional dan Lenovo Luncurkan Komputer Mini Seukuran Flashdisk.

Top