Twitter Akuisisi Perusahaan Kecerdasan Buatan

Twitter Tingkatkan Performanya dengan Beli Perusahaan Kecerdasan Buatan – Twitter memang menjadi salah satu jejaring sosial, yang banyak melakukan maneuver. Hal itu tentu saja dilakukan untuk meningkatkan performanya, sebagai sebuah layanan yang memiliki begitu banyak pengguna aktif. Pun sedang diterpa kabar tak mengenakkan soal CEO-nya, namun nyatanya Twitter tetap bermanuver. Terbaru, layanan mikroblogging itu membeli sebuah perusahaan, yang memproduksi kecerdasan buatan. Wow…!

Twitter Akuisisi Perusahaan Kecerdasan Buatan

Bahkan, akuisisi terhadap perusahaan yang dimaksud, kabarnya telah diselesaikan dengan baik oleh Twitter. Adalah perusahaan teknologi bernama Whetlab. Ternyata, maksud Twitter membeli perusaaan itu, adalah untuk bisa memperkuat analisis di platform miliknya. Kecerdasan buatan yang dibesut perusahaan tersebut, nantinya akan digunakan untuk menentukan tweet yang paling relevan dan pesan iklan untuk setiap pengguna, atau filter spam yang lebih baik.

“Twitter adalah platform untuk komunikasi yang terbuka di Internet dan kami percaya bahwa teknologi Whetlab dapat memiliki dampak yang besar dengan mempercepat upaya pembelajaran mesin internal Twitter.” Ungkap sebuah pernyataan, soal akuisisi itu. Namun, ditanya soal pembelian perusahaan itu, ternyata Twitter masih memilih bungkam.

Whetlab, sendiri didirikan oleh para ilmuwan komputer dan ahli saraf dari Harvard University dan universitas di Kanada. Didatangkannya para ahli tersebut,  bertujuan untuk membantu perusahaan membuat lebih baik menggunakan kecerdasan buatan, atau dikenal dengan istilah learning machine. Teknologi itu juga sudah coba dipelajari dan dikembangkan, dari beberapa waktu sebelumnya.

“Selama tahun lalu, kami telah menciptakan teknologi untuk membuat mesin belajar yang lebih baik dan lebih cepat bagi perusahaan secara  otomatis,” kata sebuah pernyataan di situs Whetlab.

Bicara soal kecerdasan buatan, akuisisi Twitter ini sangat mungkin dikaitkan dengan maneuver yang sudah terlebih dulu dilakukan oleh Facebook. Jejaring sosial itu, baru saja meluncurkan aplikasi berbagi foto bernama Moments. Dengan aplikasi ini, foto yang ada di ponsel dan ingin dibagikan dapat dikenali secara langsung hanya dengan memindai wajahnya. Teknologi yang satu ini, mau tak mau membuat Facebook “bersentuhan: dengan teknologi kecerdasan buatan, yang dikembangkan oleh 50 peneliti di di laboratorium Artificial Intelligence Research (FAIR). Tak mau kalah dengan langkah itu, maka Twitter pun melakukan “sesuatu”. Baca juga Twitter Masih Merugi Meski Sudah Memiliki Banyak Pengguna dan Postingan Porno Membuat Twitter Merugi.

Top