Semakin Terpuruk, BlackBerry Hanya Laku 1,1 Juta Unit

BlackBerry Hanya Bisa Jual 1,1 Juta Unit Ponsel Hingga Pertengahan 2015 – Situasi sulit belum bisa lepas dari BlackBerry. Setelah tak terlalu sukses dengan deretan handset ber-OS 10 terbarunya, perusahaan asal Kanada itu kini dihadapkan dengan situsasi semakin sulit terkait dengan penjualan produk-produknya. Dalam laporan terbarunya, BlackBerry bahkan hanya mampu menjual sedikit ponsel pintar.

blackberry-hanya-bisa-jual-1-1-juta-unit-ponsel-hingga-pertengahan-2015

Dalam laporan keuangan terbarunya, BlackBerry dilaporkan hanya mampu menjual tak lebih dari 1,1 juta unit ponsel pintar dengan rata-rata penjualan adalah sekitar 240 USD atau sekitar Rp 2,7 juta. Jumlah ini merupakan penurunan jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang mencapai 1,3 juta unit.

Seperti dikutip dari situs resminya, pendapatan BlackBerry hingga pertengahan tahun 2015 ini berjumlah 658 USD, turun dari angka 768 USD yang diraih pada triwulan awal 2015. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2014, penjualan BlackBerry semakin anjlok karena pada pertengahan tahun lalu BlackBerry mencapai keuntungan sekitar 976 USD.

Meski terus mengalami penurunan penjualan, CEO BlackBerry John Chen, masih tetap bisa mengambil sisi positifnya.

“Saya senang dengan kinerja kuat dari perangkat lunak dan teknologi bisnis kami. Ini adalah kunci untuk pertumbuhan BlackBerry di masa depan,” ujar Chen.

Selain itu, Chen juga menambahkan bahwa ia masih optimis dengan kelanjutan bisnis BlackBerry. Chen pun masih tetap percaya diri dengan kemampuan produk-produk baru BlackBerry yang mengusung OS BlackBerry 10.

BlackBerry sendiri belakangan diisukan akan mengubah strategi dengan meluncurkan handset baru berbasis Android. Produk baru racikan BlackBerry yang santer dikabarkan akan menggunakan platform Android OS adalah seri BlackBerry Venice dan BlackBerry Prague. Namun kabar ini masih belum dikonfirmasi oleh pihak BlackBerry sendiri.

Bisnis BlackBerry memang terus terpuruk semenjak kemunculan smartphone-smartphone berbasis Android. Untuk menandingi serangan Android dan Apple iOS, perusahaan yang pernah menjadi penguasa jagad ponsel pintar itu pun merilis BlackBerry OS 10 yang merupakan platform ‘terbuka’ karena bisa menerima aplikasi dari handset-handset berbasis Android.

BlackBerry sendiri dikabarkan masih memiliki sekitar 2.600 pelanggan perusahaan yang berada di kawasan Amerika dan sekitarnya. Baca juga Sony Kenalkan Tablet Xperia Z4 dengan Desain Bodi Tipis dan Berteknologi Anti Air dan BBM Jadi Aplikasi Terpopuler di ponsel Android Masyarakat Indonesia.

Top