Laris di Asia, Xiaomi Belum Berani Jual Ponsel ke Eropa

Xiaomi Belum Berani Jual Smartphone ke Eropa Meski Laris di Pasar Asia – Perusahaan teknologi asal Tiongkok, Xiaomi, terus memperlebar sayap bisnisnya. Setelah produk-produknya sukses di pasar gadget Asia, kini Xiaomi berekspansi lebih luas ke Eropa. Meski sudah menjajaki pasar teknologi Benua Biru, namun kali ini Xiaomi tidaklah menjual unit ponsel-ponsel pintar andalannya.

xiaomi-belum-berani-jual-smartphone-ke-eropa-meski-laris-di-pasar-asia

Sama seperti langkah Xiaomi kala berekspansi ke Amerika beberapa waktu yang lalu, perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu tidak langsung menjual unit ponsel pintar di pasar gadget Eropa. Ekspansi Xiaomi di pasar Eropa dimulai dengan penjualan aksesori pelengkap seperti gelang pintar untuk kebugaran, headphone, dan juga perangkat pengisi daya portabel.

Xiaomi memulai ekspansi ke pasar Eropa dengan membuka beberapa online shopping center di Perancis, Inggris, serta Jerman. Sama halnya dengan strategi marketing Xiaomi di Negeri Paman Sam, kali ini Xiaomi belum berani menjual produk-produk utamanya seperti unit smartphone di pasar Eropa. Xiaomi masih mengandalkan toko online seperti di Amerika untuk masuk ke pasar gadget Eropa.

“Kami membutuhkan lebih banyak waktu untuk membawa ponsel pintar dan perangkat keras lainnya karena perlu melaksanakan proses sertifikasi,” kata juru bicara Xiaomi, seperti dikutip dari Reuters, pada Rabu (27/5).

Sebagai informasi, di pasar Eropa dan Amerika, sebuah smartphone atau ponsel pintar harus memenuhi standar telekomunikasi setempat. Regulator telekomunikasi untuk pasar Eropa adalah Conformite Europeene (CE), sedangkan untuk pasar gadget Amerika dipegang oleh Federal Communications Commision (FCC).

Xiaomi saat ini tumbuh menjadi produsen ponsel pintar terbesar di Tiongkok, mengalahkan pemain-pemain lama seperti Lenovo dan juga Huawei. Sampai saat ini, Xiaomi berhasil menyediakan berbagai macam produk dengan harga terjangkau namun tetap memiliki kualitas yang baik.

Pada Desember 2014 yang lalu, nilai perusahaan Xiaomi telah mencapai sekitar USD 45 miliar setelah memperoleh dana segar sebesar USD 1,1 miliar daris sejumlah investor.

Berbekal strategi marketing yang jitu, yaitu menyasar masyarakat kelas menengah dengan produk-produk berharga murah, Xiaomi berhasil menguasai pasar ponsel pintar murah di Asia dan kini menjadi pesaing serius untuk para ‘raksasa Asia’ lainnya macam Samsung dan juga Sony. Baca juga Pengguna Android Bakal Bisa Gunakan Google Maps Tanpa Koneksi Internet dan Android M Pastikan Bakal Tersedia Pada Dua Smartphone HTC.

Top