Wow…! Kartu Nama Steve Jobs Berharga 130 Juta

Kartu Nama Steve Jobs Dibanderol Harga Fantastis – Sudah menjadi rahasia umum, jika Steve Jobs adalah seorang jenius. Namanya mendunia ketika ia mendirikan Apple, sebuah perusahaan raksasa di jagad teknologi. Jobs—sapaan akrabnya, juga sukses membawa perusahaan tersebut, menjadi salah satu pemimpin tak terkalahkan untuk urusan teknologi. Begitu “berharganya” Steve Jobs untuk dunia, membuat segala macam yang berhubungan dengan pria asal Amerika itu, menjadi sangat “berharga” pula. Baru-baru ini, kartu nama Jobs laku dengan harga yang begitu fantastis, untuk benda sekelas itu.

kartu nama jobs laku dengan harga tinggi

Walauun telah meninggal tahun 2011 lalu, namun nama Steve Jobs memang masih begitu menancap di ingatan seluruh dunia. Hal ini terbukti dengan lakunya tiga potong kartu nama Steve Jobs, pada akhir minggu lalu. Tak tanggung-tanggung, pembelinya menebus tiga lembar kertas itu dengan harga USD 10.050. Jika dinominalkan dengan mata uang Rupiah, maka angka itu setara dengan harga lebih dari Rp 130 juta. Nilai itu lebih kurang setara dengan 15 iPhone baru. Dengan kata lain, satu kartu nama Steve Jobs bisa ditukar dengan 5 iPhone, yang merupakan produk besutan perusahaan milik Jobs. Dahsyat ya…?!

Adalah sebuah lelang yang digelar sekolah swasta Marin School di California, AS, yang menjual kartu nama asli milik jobs itu. Lelang itu, sebagai bagian dari acara pengumpulan dana tahunan. Lalu, darimana kartu nama asli Sang Jenius itu didapatkan? Ternyata, ketiga kartu nama itu disumbangkan oleh orangtua seorang siswa. Keluarga ini kebetulan memiliki usaha katering yang pernah disewa selama bertahun-tahun oleh Jobs. Salah satu kartu nama berasal dari masa ketika Jobs menjabat sebagai presiden di perusahaan komputer NeXT yang didirikannya setelah sempat keluar dari Apple. Dua kartu lainnya dari masa ketika dia mengisi posisi chairman di Apple dan Pixar.

Sementara itu, adalah Tim Knowles, yang rela merogoh keceknya begitu dalam untuk barang peninggalan Jobs itu. Knowles sendiri merupakan pendiri sekaligus CEO Stacks,  sebuah startup asal Australia. Perusahaannya sendiri bergerak pada usaha jasa sharing kartu nama secara digital lewat aplikasi iPhone. Sebelumnya, dia sudah mendapat ratusan kartu nama lain, termasuk milik Steve Wozniak yang menjadi rekanan Steve Jobs. Baca juga Apple Semakin Sering Bekerjasama dengan Tiongkok dan Ketahanan Apple Watch Masih Dipertanyakan.

 

Top