Waspada…! Serangan Cyber Pada Ponsel Makin Meningkat

Serangan Cyber Makin Besar, Masyarakat Indonesia Masih Lengah – Internet memang membuat berbagai hal jadi lebih mudah. Namun “bersentuhan” dengan internet, sama saja mendekatkan diri kepada serangan cyber. Apalagi, saat ini jumlah penggunaan perangkat mobile sangat tinggi. Padahal, perangkat mobile lah, salah satu jalan bagi program-program jahat untuk mengganggu para pengakses internet.

serangan cyber pada ponsel semakin meningkat

Menurut catatan Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII), hingga akhir tahun lalu ada ada 48,8 juta serangan cyber di Indonesia pada 2014. Serangan tertinggi terjadi pada Agustus dengan jumlah 18 juta kali. Dari angka tersebut, 20 juta diantaranya merupakan serangan program jahat pada perangkat mobile. Namun Ketua ID-SIRTII, Rudi Lumanto, sangat menyayangkan jika hingga saat ini masyarakat masih lengah akan hal itu. Dengan rendahnya kesadaran masyarakat akan serangan cyber, maka sangat mungkin jumlah tersebut terus akan mengalami peningkatan. Lantas, apa sih yang sebenarnya menjadi penyebab begitu besarnya serangan cyber di negara kita?

Wakil Direktur Virtus Toto A Atmojo mengatakan, banyaknya aplikasi gratis yang tersedia diiringi dengan meningkatnya pengguna ponsel, membuat ancaman malware dan virus kian meningkat. Keberadaan aplikasi-aplikasi gratis, justru sebenarnya membuat pengendaliannya semakin susah, karena tak semua bisa terpantau. Apalagi, saat ini penggunaan platform Android di Indonesia semakin besar. Sebagian besar malware mobile, menyasar OS Android. Hal ini dikarenakan sifat OS tersebut yang open source. Dengan begitu, lebih sulit untuk dikontrol.

Namun sebenarnya, hal-hal kecil bisa membantu para pengguna perangkat mobile untuk bisa meminimalisir malware yang semakin merajalela. Salah satunya adalah dengan meningkatkan kewaspadaan, saat menggunakan perangkat mobile. Toto A Atmojo menyarankan, agar para pengguna ponsel tidak mudah terpancing menginstal aplikasi.

“Faktor manusia sebenarnya adalah kelemahan paling besar dalam menghadapi malware, jadi usahakan jangan asal klik. Pertahanan paling murah dan mudah ya itu. Selain itu juga pasang produk antivirus di ponsel,” kata Toto.

Selain itu, kita juga harus lebih care pada perangkat mobile yang kita miliki, dengan memasang antivirus. Dia menyarankan, produk antivirus yang dipasang adalah yang memiliki kemampuan mendeteksi virus baru dan tidak memberatkan perangkat. Baca juga Di Luar Negeri, Selfie Stick Semakin Dilarang dan Google Maps Tampilkan Ikon Berbau Kontroversi.

 

Top