Twitter Bumi Hanguskan 10 Juta Akun Porno

Postingan Porno Membuat Twitter Merugi – Awal tahun 2015 lalu, tepatnya sekitar bulan Februari, Twitter melaporkan penurunan jumlah pengguna aktifnya. Jumlah rata-rata pengguna bulanan dalam tiga bulan terakhir di tahun 2014, turun sebesar 4 juta menjadi 288 juta pengguna. Pada saat itu, sedang heboh-hebohnya bullying online. Selain itu, konten-konten porno sudah terdeteksi pada media social tersebut. Dengan kejadian itu, maka kepercayaan para pengguna pun menjadi turun. CEO Twitter, Dick Costolo, telah mengatakan dengan tegas bahwa, “Ini (bullying dan pornografi) merupakan hambatan utama pertumbuhan bisnis perusahaan.”

twitter bumi hanguskan akun porno

Untuk mencegah semakin berkepanjangannya masalah tersebut, Twitter pun segera memberlakukan aturan baru. Perusahaan yang berbasis di California itu bahkan membuat dua perubahan yang bisa dibilang cukup signifikan. Perubahan-perubahan itu, diperuntukkan untuk mencegah postingan foto eksplisit yang diambil tanpa persetujuan.Ternyata, aksi memerangi pornografi yang jelas merugikan Twitter, tak hanya berhenti sampai disitu saja. Tanpa ragu, akun-akun porno di Twitter  bakal dilibas bersih.

Langkah nyata Twitter ini, memang sangat mempertimbangkan kerugian yang dialaminya karena konten porno. Bagaimana tidak, para investor dan vendor faktanya memang ogah memasang iklan di Twitter karena menilai jejaring sosial itu dipenuhi konten negatif. Merekapastinya  tidak mau produk yang mereka promosikan ikut-ikutan dicap negatif.

Menurut laporan Daily Mail, Twitter telah mengidentifikasi sekitar 10 juta akun “pornbots’. Jenis akun tersebut, merupakan akun yang dioperasikan oleh komputer dan sengaja diciptakan untuk mem-posting konten-konten pornografi. Biasanya, konten porno yang mereka tampilkan brupa foto. Pihak Twitter mengaku, akan segera membumi hanguskan 10 juta akun tersebut, dalam waktu dekat.

Menanggapi tindakan nyata yang diambil oleh Twitter itu,  analis teknologi Robert Peck. Peck beranggapan, penyingkiran 10 juta akun porno akan berdampak sangat baik bagi Twitter. Ia pun mengatakan bahwa 10 juta akun hanyalah sekitar 1 atau 2 persen dari total pengguna aktif Twitter. Jadi, hilangnya 10 juta akun tidak akan berpengaruh banyak bagi Twitter. Pada akhir kuartal pertama tahun 2015 ini, pengguna Twitter sudah mencapai angka 302 juta. Angka itu meningkat 18 persen dibandingkan dengan pengguna Twitter pada periode yang sama tahun lalu. Baca juga Twitter Masih Merugi Meski Sudah Memiliki Banyak Pengguna dan Twitter Akan Kunci Akun Pelaku Bullying.

 

 

Top