Girls….Perempuan Jomblo Korban Terbanyak Penjahat Cyber Lho…!

Kejahatan Dunia Maya Banyak Serang Perempuan Jomblo – Semakin majunya jaman, nyatanya juga semakin memajukan pula tindak kriminal yang ada. Kawan Begawei tau kan, kalau sekarang sangat marak tindak kriminal yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Para peretas pun merajalela di berbagai situs internet. Ternyata, usut punya usut para penjahat dunia maya itu, sangat tertarik pada para perempuan jomblo. Wow…!

Kejahatan Dunia Maya Banyak Serang Perempuan Jomblo

Baru-baru ini, sebuah hasil riset yang dipublikasikan Federal Bureau of Investigation (FBI) menunjukan hal tersebut.. Para penjahat cyber “hobi” menyerang para perempuan berstatus jomblo, alias yang belum punya pasangan. Temuan itu bukan hal yang main-main. Hasil tersebut terungkap berdasarkan riset-riset yang mengangkat tema soal tren penipuan internet di 2014. Ini adalah riset yang diselenggarakan antara FBI dengan lembaga Internet Crime Complaint Center (IC3). Lantas seperti apa maraknya penjahat cyber “mengerjai” para perempuan jomblo?

Menurut riset tersebut, sepanjang 2014 total kerugian akibat kejahatan internet diperkirakan mencapai US$ 800 juta. Kebanyakan serangan berasal dari media sosial, surel dan pesan instan.Dari aksi-aksi yang jelas merugikan itu, ternyata skenario yang paling sering dilakukan penjahat online adalah menebar pesona melalui situs pencari jodoh dan media sosial. Hasil riset itu juga menyebutkan, bahwa Korban biasanya merasa sedang berpacaran dengan kekasih yang belum pernah ia temui secara langsung. Maka tak heran, jika perempuan yang sedang jomblo menjadi begitu terpesona.

“Para penjahat mencari situs kencan, ruang chatting, dan media sosial untuk mendapatkan informasi pribadi. Lantas menggunakannya untuk menarik calon korban,” tulis laporan tersebut.

Dari observasi yang dilakukan para penjahat nakal itu, data-data sang korban akan didapatkan. Data yang didapat kemudian dijadikan modal oleh pelaku untuk merayu korbannya yang sebagian besar adalah wanita. Kata-kata gombal adalah amunisi utama para penjahat cyber, untuk membuat para perempuan jomblo tergiur membuka situs tertentu yang sudah diselipkan malaware.

Hasil akhir dari riset terebut menyimpulkan bawah, rata-rata kerugian akibat penipua online di Amerika Serikat mencapai US$ 42 ribu dalam setahun. 70 persen korban itu adalah wanita yang memang sedang mencari cinta. Bagaimana, apakah anda merasakan jadi korban juga? Baca juga Humza Shahzad, Jadi Pakar Produk Microsoft di Usia Sangat Belia dan Kamera Selfie Resolusi Besar Bakal Mendarat di Sony Xperia Lavender?.

 

Top