Banyak yang Palsu, Xiaomi Ogah Pakai MicroSD Lagi

Xiaomi Tidak Lagi Produksi Ponsel dengan MicroSD –  Kawan Begawei, apa yang ada dalam pikiran anda soal smartphone? Bodi lebar, kamera yahud dan kapasitas memori yang besar? Ya…! ponsel pintar memang sangat identik dengan hal-hal tersebut. Maka untuk memenuhi kebutuhan pengguna, para vendor pun menyematkan komponen-komponen tertentu. Misalnya saja card slot. Komponen yang satu ini, diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan pengguna yang ingin mengekspansi kapasitas memori ponselnya. Para vendor pun berlomba-lomba untuk menghadirkan produk-produk yang memiliki card slot. Namun nyatanya, tidak dengan Xiaomi.

Banyak yang Palsu Xiaomi Ogah Pakai MicroSD Lagi

Vendor besar yang kini tengah meraih kesuksesan itu, memang sebelumnya telah membesut berbagai perangkat, yang dilengkapi dengan microSD. Namun tidak dengan sekarang. Manufaktur ponsel asal Tiongkok itu, justru memilih untuk tidak lagi menggunakan microSD pada perangkat-perangkat barunya. Wah…apa alasannya ya?

“Untuk perangkat-perangkat dengan performa tinggi, kami tak akan menggunakan slot microSD,” kata Vice President Global Xiaomi Hugo Barra, sebagaimana dilaporkan Engadget.

Langkah besar Xiaomi itu, pastinya beralasan. Mungkin sebagian pengguna akan merasa jengkel, karena dengan begitu mereka tidak akan bisa memperbesar kapasitas penyimpanan pada handsetnya. Namun menurut Barra, timnya tak ingin mengorbankan kapasitas baterai, tampilan ponsel, dan slot microSIM tambahan bagi ponsel-ponsel yang dibuat dual SIM. Yang lebih mengejutkan, Barra mengklaim microSD yang beredar di pasaran banyak yang palsu dan menipu pengguna. Sehingga, sedikit banyak kerusakan internal pada sistem ponsel terpengaruh oleh malfungsi microSD yang terpatri.

“Pengguna kira mereka membeli Kingston atau SanDisk (asli), padahal tidak. MicroSD yang banyak beredar memiliki kualitas yang sangat buruk, lambat, dan terkadang tiba-tiba berhenti bekerja. Ini merugikan pengguna. Alhasil, aplikasi tak bisa diakses, data hilang, dan banyak keluhan lainnya,” Jelas Barra.

Banyak sekali pengguna yang menurut Barra tidak nggeh, jika ponselnya justru rusak karena microSD yang digunakan adalah barang palsu. Kerusakan-kerusahan yang disebabkan microSD, justru kerap mengkambing hitamkan vendor ponsel. Namun Barra pun berkeyakinan, bahwa langkah Xiaomi ini justru bakal diikuti vendor-vendor lain. Menurutnya, vendor lain pun merasakan hal serupa terkait penggunaan microSD selama ini di sebuah gadget. Bahkan ia meyakini, microSD bakal musnah. Baca juga SanDisk Luncurkan MicroSD Berkapasitas 200 GB dan Memilih MicroSD Yang bagus Untuk Android.

 

Top