Apple Semakin ‘Mesra’ dengan Tiongkok

Apple Semakin Sering Bekerjasama dengan Tiongkok – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Apple, semakin gencar melakukan ekspansi ke pasar gadget Asia. Salah satu cara yang ditempuh Apple adalah dengan melakukan banyak hal di negara yang selama ini dianggap sebagai kiblat teknologi di kawasan Asia selain Jepang, yakni Tiongkok.

apple-semakin-sering-bekerjasama-dengan-tiongkok

Selain kerjasama dengan beberapa perusahaan teknologi informasi yang berbasis di Tiongkok, Apple pun juga melakukan cara yang sedikit ‘aneh’ guna semakin menancapkan cakarnya di pasar teknologi Asia. Tentu kita semua sudah tahu bahwa beberapa waktu yang lalu Apple memutuskan untuk membeli kawasan hutan di Tiongkok. Hmmm.., perusahaan teknologi membeli hutan?! Aneh,kan?

Selain keputusan ‘aneh’ mengenai pembelian hutan tersebut, baru-baru ini CEO Apple Tim Cook juga membuat terobosan baru guna semakin mendekatkan Apple ke pengguna gadget di kawasan Asia. Sang CEO Apple tersebut akhirnya rela membuat akun pribadi pada situs jejaring sosial paling besar di Tiongkok, yaitu Weibo. Sebagai informasi, situs layanan jejaring soial ‘made in China’ bernama Weibo ini merupakan situs social media yang fungsinya mirip dengan Twitter.

Keputusan Tim Cook untuk muncul di Weibo semakin menunjukkan bahwa Apple memang memandang Tiongkok sebagai pasar yang sangat potensial selain Amerika dan Eropa. Bargabungnya CEO Apple itu di Weibo juga merupakan kabar gembira bagi para penggemar Apple di Tiongkok. Dengan munculnya Cook di Weibo, para ‘fanboy’ Apple di Negeri Tirai Bambu bisa mengikuti update kabar dari CEO Apple yang menggantikan mendiang Steve Jobs tersebut.

Bargabungnya orang nomor satu Apple di situs jejaring sosial Weibo sebenarnya bukan kebetulan atau hanya ingin sekedar ‘numpang eksis’ semata. Sebelumnya, kemesraan antara Apple dengan Tiongkok juga diwujudkan dalam kerjasama di sektor pengembangan energi terbarukan. Baru-baru ini, Apple Inc. memutuskan untuk membeli sebuah kawasan hutan di Tiongkok guna memproduksi kertas ramah lingkungan, selain tentunya dalam rangka memperluas jaringan bisnis dari perusahaan teknologi yang identik dengan logo buah apel tergigit itu. Inisiatif Apple di sektor teknologi ramah lingkungan itu juga merupakan bentuk kerjasama mereka dengan World Wildlife Fund (WWF). Baca juga Apple Watch Tak Tertarik Pada “Aplikasi Kentut” dan Apple Untung Besar Setelah Merilis iPhone 6.

Top