Wow, Yahoo Masih Perlu PHK Ribuan Karyawannya!

Yahoo Masih Perlu PHK Ribuan Karyawannya – Salah satu perusahaan internet multinasional asal California, Amerika Serikat yang sempat populer namanya di dunia maya dan kini namanya mulai meredup diketahui sedang dalam kondisi yang cukup sulit. Perusahaan tersebut adalah Yahoo!, dikatakan oleh analisa keuangan perusahaan tersebut yakni Morgan Stanley menyebutkan bahwa CEO Yahoo Marissa Mayer perlu melakukan tindak lanjut dari aksi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para karyawannya. Sebenarnya aksi PHK yang di lakukan oleh Yahoo tersebut sudah dilakukan oleh Marissa Mayer sejak bulan Oktober tahun lalu.

Yahoo Masih Perlu PHK Ribuan Karyawannya

Diketahui sampai saaat ini CEO Yahoo tersebut sudah memecat ratusan karyawannya yang tepatnya berada pada kisaran 700 sampai dengan 900 karyawan. Dari analisa yang dilakukan oleh Morgan Stanley dikatakan agar tak merugi selama tahun 2014 sampai dengan 2015 ini, memberikan pendapat bahwa Yahoo masih perlu mengurangi 11 persen dari semua karyawan Yahoo yang ada di dunia. Dengan begitu maka pengurangan karyawan akan berada pada nilai ribuan karyawan atau tepatnya sekitar 1400 karyawan yang harus di PHK oleh Yahoo.

Menurut analisis tersebut, memang sampai saat ini jumlah karyawan Yahoo terlalu besar dibandingkan dengan jumlah pendapatannya yang dapat diperoleh pada tahun 2014 lalu. Saat ini diketahui Yahoo memiliki karyawan dengan jumlah 1,4 kali lebih banyak dibandingkan dengan karyawan pada sebuah layanan media sosial ternama di dunia yakni Facebook. Padahal jika dibandingkan dengan Facebook, Yahoo saat ini memiliki pendapatan yang hanya 37 persen dari pemasukan Facebook yang ada.

Morgan Stanley pun mengatakan lebih lanjut lagi, bahwa pendapatan Yahoo saat ini hanya berkisar pada nilai USD 370 ribu perkaryawannya. Tentu saja nilai tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan Facebook yang memiliki pendapatan 74 persen lebih tinggi dari Yahoo tersebut. Tidak hanya itu diketahui Yahoo memiliki pendapatan yang lebih rendah dari AOL yakni mencapai 34 persen.

Meski begitu diketahui sampai saat ini Yahoo sedang mempelajari tindakan ini karena juga akan berhubungan dengan keberlangsungan perusahaan Yahoo ini. Baca juga Google Siapkan Update OS Terbaru dan Google Bakal Beli Twitter.

Top