Twitter Akan Kunci Akun Pelaku Bullying

Twitter Akan Kunci Akun Pelaku Bullying – Perkembangan dunia teknologi dan informasi yang makin pesat akhir-akhir ini memang memberikan kehidupan dan manfaat yang baik bagi manusia. Namun siapa sangka selain memberikan dampak positif ternyata ada juga dampak negatifnya. Salah satunya adalah saat ini cukup marak terjadi penindasan di media sosial atau bisa disebut “Cyber Bullying”. Nah demi memberantas semakin maraknya tindakan cyber bullying yang terjadi saat ini, maka salah satu layanan media sosial ter populer di dunia yang memiliki lambang burung sedang berkicau akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku bullying tersebut. Media sosial tersebut adalah Twitter yang akan memperbaharui kebijakan mengenai aturan produknya.

Twitter Akan Kunci Akun Pelaku Bullying

Dari informasi yang dilansir oleh laman CNET, mengatakan bahwa Twitter sudah memberlakukan kebijakan menutup segala kicauan atau twit yang secara langsung dan spesifik bersifat mengancam atau menindas pengguna lainnya.

Tetapi memang dari informasi yang ada, usaha tersebut dinilai kurang mencakup luas ke seluruh pengguna Twitter dan dianggap kurang begitu efisien untuk Twitter dalam menangani masalah yang juga merupakan ancaman dari penggunanya sendiri tersebut.

Dari informasi yang diterbitkan langsung oleh Twitter, menyebutkan bahwa dua pembaharuan kebijakan yang diterapkan oleh Twitter memang bertujuan untuk mendukung usaha anti penindasan di layanan media sosial yang mereka hadirkan.

Salah satu kebijakan baru yang diterapkan untuk mengurangi atau menghilangkan tindakan cyber bullying di Twitter adalah penguncian akun yang bermasalah. Lebih lanjut lagi Twitter diketahui memberikan opsi penghapusan kicauan yang dilakukan oleh tersangka pada korban agar akun yang di kunci dapat kembali difungsikan lagi.

Dari informasi yang ada penguncian akun tersebut dapat berlaku selama periode yang telah ditentukan oleh pihak Twitter. Tentunya periode tersebut akan berbeda-beda. Lebih lanjut lagi, dikatakan bahwa tindakan penguncian akun tersebut akan dilakukan secara berkala agar perusahaan dapat memeriksa secara spesifik dan mempelajari aktivitas penindasan pada akun tersebut.

Saat ini pihak Twitter memang cukup mengalami kesulitan dalam memberantas tindakan cyber bullying di layanan media sosial yang mereka hadirkan tersebut. Bahkan diketahui Twitter telah melakukan pemberantasan tersebut seja beberapa tahun belakangan ini. Baca juga Kebiasaan Para Pengguna Twitter di Indonesia dan Rumor, KakaoTalk Bakal Beli Path Classic.

Top