Tiongkok Kirim Warganya yang Kecanduan Internet ke Camp ala Militer

Tiongkok Terapi Pecandu Internet Dengan Cara Militer – Tiongkok menempuh cara yang cukup ekstrim untuk menanggulangi kecanduan internet yang semakin menjadi-jadi pada kalangan remaja. Selama ini, Negeri Tirai Bambu tersebut memang menjadi sorotan dunia karena pengguna internet usia muda yang melewati batas. Untuk mengantisipasi dampak negatif pada remaja yang kecanduan internet, pemerintah Tiongkok mendirikan tempat terapi yang mirip tempat “isolasi” khusus bagi remaja pecandu internet.

Tiongkok-terapi-pecandu-internet-dengan-cara-militer

Baru-baru ini, Tiongkok kembali membuka sebuah tempat bernama The Daxing Internet Addiction Treatment Centre (IATC) sebagai tempat pemulihan bagi pecandu internet. Tempat ini akan dijadikan tempat “normalisasi” bagi remaja yang menjadi korban negatif dari teknologi maju. Langkah yang cukup “kejam” ini memang mau tidak mau diambil pemerintah Tiongkok untuk mengurangi kecanduan internet pada remaja yang masih berada dalam usia produktif.

Dalam tempat yang dibangun menyerupai camp atau barak militer tersebut, para remaja muda yang mengalami kecanduan internet akan menerima pelatihan-pelatihan guna membebaskan mereka dari dampak negatif internet. Dengan pengawasan dan penerapan aturan yang sangat ketat, para penggila perangkat canggih ini akan dipaksa untuk meninggalkan semua teknologi yang biasa mereka gunakan, termasuk gadget atau smartphone.

Sebelum masuk ke camp IATC, para pecandu internet akan diperiksa kesehatan badan dan kejiwaan mereka terlebih dahulu. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para pecandu internet ini bisa menerima arahan dan pembinaan dengan baik.

Setelah itu, pecandu internet yang kebanyakan adalah muda-mudi di bawah usia 20 tahun ini akan menerima pelatihan-pelatihan yang membuat mereka lebih aktif tanpa perangkat gadget. Di dalam camp IATC sendiri juga dilengkapi dengan dokter dan juga psikiater yang akan membantu pemulihan para pecandu internet tersebut.

Dengan populasi penduduk terbanyak di dunia, Tiongkok memang tengah memasuki fase kritis terhadap potensi internet addiction. Dari total 632 juta pengguna internet di Tiongkok, hampir 24 juta dari angka total tersebut adalah pengguna muda yang kecanduan internet. Para pecandu ini umumnya menghabiskan waktu hampir 14 jam dalam sehari hanya untuk berselancar di dunia maya.

Sejak dibuka tahun 2006, camp IATC yang berlokasi di pinggiran Beijing ini mampu menampung sebanyak 6.000 pasien. Hingga kini, pihak Tiongkok telah mengklaim bisa mereduksi kecanduan internet yang melanda warganya hingga 75 persen. Baca juga Square Trade Uji Daya Tahan Samsung Galaxy S6 Edge dan SK Telecom Hadirkan Prototipe Robot yang Digerakkan Manusia.

Top